Ketua DPRD Murka

264
Terlihat kosong bangku yang seharusnya ditempati oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah dalam rapat paripurna kemarin

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Rapat paripurna DPRD Depok yang membahas beberapa agenda berlangsung panas. Pasalnya, dari sekitar 26 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Depok, hanya ada empat kepala OPD yang hadir kemarin.

Alhasil, ketua dan anggota DPRD Depok meradang lantaran merasa tidak dihargai. Padahal, paripurna kemarin merupakan momen penting bagi OPD dikarenakan terkait dengan pokok-pokok pikiran anggota dewan yang dituangkan dalam rencana kerja ke depan dan perubahan RPJMD tahun 2016-2021.

“Ini penting masalah usulan perubahan RPJMD dari walikota. Apa jadinya jika RPJMD ini kami tolak dalam pembahasan selanjutnya?. Jangan karena Pak Walikota tak hadir kepala OPD juga tidak hadir,” ujar Hendrik saat memimpin paripurna, Selasa (18/7).

Dari itu, Hendrik meminta kepada seluruh anggota dewan untuk mengambil sikap terhadap kondisi tersebut. Dikatakannya, bahwa dirinya tidak mempersoalkan dihargai atau tidak oleh OPD. Namun Hendrik menginginkan seluruh OPD atau perwakilannya hadir untuk mendengarkan rekomendasi yang disampaikan DPRD.

Tak hanya itu, Hendrik juga menyayangkan kepala OPD penyerap APBD terbesar juga tidak hadir dalam paripurna kemarin. Alhasil, Hendrik mengancam agar tidak diloloskan di badan anggaran.

“Jangan karena Pak Wali tidak hadir dan yang hadir Pak Wakil Walikota, OPD menjadi enggan untuk hadir. Kami melihat kesakralan dari paripurna semakin menipis, padahal ini penentu dari sebuah kebijakan pembangunan daerah. Kesepakatan di pansus maupun pembahasan tidak ada gunanya jika tidak diparipurnakan. Maka wajib hukumnya DPRD dan eksekutif hadir dalam paripurna,” paparnya.

Hendrik memiliki catatan beberapa OPD yang sering mangkir dalam paripurna. Hendrik juga menyampaikan terimakasihnya kepada kepala OPD yang hadir dalam paripurna kemarin.

Atas kondisi tersebut, Hendrik meminta kepada Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang hadir dalam paripurna kemarin untuk mengambil sikap tegas kepada OPD yang tidak hadir dalam paripurna.

“Kami akan evaluasi, itu keritik yang membangun. Artinya sinergivitas bukan hanya dikulitnya saja tapi mendalam. Selama ini pembahasan-pembahasan kan bagus, terbukti program-program seluruhnya berjalan,” ungkap Pradi.

Pradi mengatakan, secara umum dirinya tidak bisa menjawab atas ketidakhadiran kepala OPD. Namun Pradi melihat ada beberapa kepala OPD yang memang tengah menjalankan dinas luar dan ada pula yang tengah ikut pendidikan.

“Pak Wali sedang bertugas di Malang. Kami akan lihat absensi yang hadir hari ini (kemarin,red) kemudian kami akan evaluasi,” terangnya.

Dari sekitar 26 kepala OPD se Kota Depok, kemarin hanya empat kepala OPD yang hadir dalam paripurna mereka di antaranya Kepala Kesbangpol, Dadang Wihana, Kepala Disdukcapil, M Munir, Kepala Disrumkim, Wijayanto dan Kepala Diskarpus, Siti Chaerijah. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here