Pelaku Bullying Sudah Diketahui

210

Margonda | jurnaldepok.id
Kasus video bullying mahasiswa Universitas Gunadarma berkebutuhan khusus berinisial MF yang viral membuat rektorat kampus angkat bicara. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma, Irwan Bastian mengatakan hingga kini pihaknya masih terus melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.

“Kami bentuk tim investigasi dan sudah mengantongi nama pelaku, jumlahnya ada tiga. Investigasi terus dilakukan apakah ini bercanda tapi bercandanya sudah keterlaluan atau benar-benar bully,” katanya.

Dirinya menjelaskan juga sudah memanggil para pelaku. Diketahui korban dan pelaku teman satu kelas. Mereka merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi angkatan 2016.

“Pelaku sudah ke rumah korban dan meminta maaf kepada korban serta orangtuanya. Meski demikian kami punya aturan tata tertib yang harus dipatuhi. Apalagi ini sudah mencoreng nama baik kampus,” terangnya.

Ia menambahkan jika kasus tersebut menjadi perhatian. Terkait kejadian tersebut hingga saat ini sedang ditindaklanjuti.

“Perlu waktu untuk melengkapi data itu. Kami lakukan investigasi dan diharapkan sesegara mungkin bisa selesai dilakukan, ” ucapnya.

Terkait sanksi yang akan diberikan, pihaknya belum memastikan sanksi seperti apa yang akan diberikan. “Belum dapat dipastikan sanksinya apa karena belum ada hasil investigasinya, jika sudah ada dirapatkan kembali,” paparnya.

Dia mengatakan jika saat ini sedang berlangsung ujian kampus dan kasus ini tidak mengganggu aktivitas belajar kampus.

” Kami juga sudah meyakinkan korban dan orangtuanya bahwa ujian tetap berlangsung tanpa ada gangguan. Kejadian ini menjadi perhatian jadi bahan masukan ke kami. Sejak berdirinya Gunadarma kami terbuka dengan yang berkebutuhan khusus selama calon mahasiswa lulus tes ujian masuk, ” ujarnya.

Pihak Universitas Gunadarma sendiri berjanji akan mengadakan preskon terkait hal tersebut. Awalnya Gunadarma berencana akan melakukan preskon pukul 11.00 WIB, kemudian diundur pukul 15.00WIB namun hingga pukul 16.30 WIB tak kunjung dilakukan preskon tanpa ada keterangan lebih lanjut tentang preskon tersebut.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here