Kapal Pengangkut Sabu Satu Ton Diamankan

158

Margonda | jurnaldepok.id
Tim Gabungan Dit Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok bekerja sama dengan Polda Kepri dan Bea Cukai Pusat beserta Bea Cukai berhasil mengamankan kapal yang diduga kuat membawa narkoba jenis sabu. Sebelumnya Tim Satgas Merah Putih berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu ke Indonesia. Beratnya pun mencapai satu ton.

Penyelundup barang haram itu merupakan warga negara Taiwan. Bos besar pelaku yang bernama Lin Ming Hui ditembak mati karena melawan saat ditangkap di Anyer, Banten. Sedangkan tersangka lain pada saat penggerebekan yaitu Chen Wei Cyuan dan Liao Guan Yu dan Hsu Yung Li berhasil diamankan.

“Ini merupakan pengembangan dari kasus yang sebelumnya. Para tersangka sudah ditangkap di Dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer-Serang. Satu tersangka ditembak mati karena melawan,” ujar Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus kemarin.

Dirinya menjelaskan berdasarkan fakta yang didapat Tim gabungan Satgas Merah Putih telah melakukan penghadangan.

“Kemudian melakukan penangkapan sebuah kapal yang diduga kuat membawa narkoba jenis sabu dari China dan menghantarkan ke Dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer-Serang. Penangkapannya di Perairan Tanjung Berakit pada hari Sabtu, (15/7) sekitar pukul 15.00 WIB,” jelasnya.

Dia menuturkan kerjasama dilakukan dengan bekerjasama dengan Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam dengan menggunakan Kapal Nomor Lambung BC7005 pasca penangkapan 4 orang Taiwan di Dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer-Serang yanb embawa 1 ton narkoba jenis sabu.

“Barang bukti yang diamankan satu unit kapal tipe Pleasure Yacht dengan spesifikasi nama kapal Wanderlust, bendera Republic of Sierra Leone, call sign 9LU2258, panjang : 27,9 meter, lebar 6,45 meter, bobot tonase : 134 MT, tahun Pembuatan 2001. Kemudian dua unit Rubber Boat berwarna Biru, 1 Unit Mesin Boat Yamaha dan 1 Unit Mesin Boat Tohatsu,” paparnya.

Para tersangka lain yang diamankan bersama dengan kapal antara lain Tsai Chih Hung, Sun Chih Feng, Kuo Chun Yuan, Kuo Chun Hsiung dan Juang Jin Sheng. “Semua tersangka warga negara Taiwan. Saat ini tindakan yang telah dilakukan menggiring kapal tersebut ke Pelabuhan Tanjung Uncang, Batam, menghubungi LO Polisi Taiwan dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here