Gedung SMPN 13 Butuh Perbaikan

208

Limo | jurnaldepok.id
Sebagian sisi bangunan gedung SMPN 13 terutama dibagian atas bangunan kini sudah mengalami kerusakan dan butuh perbaikan.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini Wakil Kepala SMPN 13 Depok, Agus Praseti mengatakan pihaknya telah mengajukan perbaikan bagian gedung yang mengalami kerusakan. Pengajuan perbaikan itu kata dia sudah direspon oleh Dinas Pendidikan, bahkan pada tahun ini akan ada realisasi rehab untuk memperbaiki bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

“Kami sudah mengajukan surat permohonan perbaikan untuk konstruksi gedung yang mengalami kerusakan terutama pada bagian atas bangunan, dimana kayu kaso dan plafon sudah banyak yang lapuk. Begitu pula dengan genting yang masih menggunakan model genting lama juga sudah rentan pecah. Ini tentu sangat penting diperbaiki. Kami bersyukur karena informasinya pada Agustus atau September tahun ini katanya akan ada rencana rehab untuk sekolah kami, ” ujar Agus kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakannya, selain masalah kerusakan bagian atas gedung sekolah, sekolah yang berlokasi di kawasan Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, juga mengalami masalah dengan saluran air yang berada di dalam dan sekeliling bangunan sekolah yang menurutnya kurang representative. Sehingga tak mampu menampung aliran air secara maksimal terutama saat turun hujan, hal itu yang menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir.

“Pondasi bangunan ini berada dalam kawasan rendah dan dekat dengan saluran air, apalagi lahan sekolah ini tadinya merupakan eks setu sehingga saat musim hujan sudah pasti volume air akan begitu besar. Ini tidak dimbangi dengan ketersediaan fasilitas saluran air yang memadai sehingga setiap turun hujan hampir dapat dipastikan area sekolah akan tergenang banjir, ” imbuhnya.

Untuk mengatasi masalah banjir di lingkungan sekolah itu, perlu ada upaya untuk meninggikan pondasi bangunan gedung sekolah minimal 60 sentimeter, sehingga saat turun hujan diharapkan air tak lagi menggenangi halaman dan semua ruangan termasuk ruang kelas dilantai satu.

” Ya, pondasinya harus ditinggikan lagi minimal enam puluh senti karena biasanya kalau hujan deras ketinggian air dilantai satu mencapai lebih dari setengah meter, ” pungkas Agus. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here