Tangkal Gerakan Radikal

181

Laporan: Rahmat Tarmuji
Gerakan radikal dan ekstrimis yang mengatasnamakan agama sangat mengkhawatirkan serta mengancam keutuhan NKRI. Terlebih lagi, sasaran maupun targetnya semakin membabi buta salah satunya dengan menjadikan Polisi sebagai targetnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua GP Ansor Kota Depok, Abdul Kodir menilai bahwa teroris yang mengatasnamakan agama dengan menyerang para aparat keamanan Negara merupakan sebuah ancaman bersama. Ia menambahkan, tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dan menyimpang.

“Apa yang mereka lakukan itu karena pemahamannya pada agama Islam yang salah. Untuk itu, kita rapatkan barisan untuk menanggulangi gerakan radikal dan ekstrimis. Salah satunya, dengan terus menyebarkan pesan Islam Rahmatan Lil Alamin,”ujarnya seusai acara Halal Bi Halal GP Ansor di wilayah Sawangan.

Menurutnya, tindakan menebar teror pada Polisi merupakan ancaman bersama dan Negara dalam hal ini tidak bisa tinggal diam dan harus mengambil tindakan. Kalau polisi mendapat ancaman, lanjutnya, bagaimana dengan rakyatnya.

Ia menilai, bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari melemahkan sistem Negara. Apalagi, lanjutnya, polisi dan TNI merupakan ujung tombak dalam menjaga kemanan serta stablitas Negara.

“Kami tidak berhadap-hadapan secara frontal dengan para teroris yang menyebar teror. Namun, pemahaman tentang Islam dan ideologinya salah. Apalagi, Indonesia bukan lahan jihad dan sejarah telah menunjukkan bahwa berdirinya Negara ini atas perjuangan serta persatuan dari semua elemen. Negara tidak boleh takut dengan ancaman teror, NKRI adalah harga mati. Pancasila tetap menjadi ideologi yang tak tergantikan,”paparnya.

Kodir mengungkapkan, ancaraman teror yang ada saat ini perlu diwaspadai oleh semua elemen yang ada di Indonesia. Sebagai kota penyangga Ibu Kota, menurutnya, Kota Depok harus terus dijaga keutuhan dan stabilitas keamanannya. Terlebih lagi, lanjutnya, dalam beberapa kasus tidak luput dari sasaran teror.

“Secara internal kami rapatkan barisan dengan pengkaderan dan penguatan ajaran Aswaja, Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Namun, kami juga berharap, agar dalam menjaga ancaman teror dan keutuhan NKRI juga bersama-sama dengan elemen lainnya. Untuk menangkalnya dengan menyebarkan pesan damai dan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin,”pungkasnya. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here