‘Debt Collector Tak Boleh Bawa Sajam’

320

Beji | jurnaldepok.id
Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo menilai, debt collector yang membawa senjata tajam adalah tindakan ilegal. Pasalnya, pekerjaan mereka tidak termasuk yang diijinkan membawa sajam di tempat umum.

“Harusnya ada ijin. Debt collector tidak berhak membawa sajam di wilayah umum. Jalan tol kan wilayah umum,” terangnya.

Menurutnya para pelaku bisa dijerat UU Darurat karena membawa senjata tajam. Bahkan pelaku bisa dijerat pasal berlapis.

“Dia kan membawa sajam dan melakukan penganiayaan. Pasal yang dikenakan bisa berlapis,” ucapnya.

Hal lain yang perlu diluruskan perihal mengedepankan fakta yang ada. Maksudnya jika faktanya saat ini adalah karena senggolan kendaraan maka itulah yang diungkap. Namun jika nantinya ada fakta lain pun polisi harus menindaklanjutinya.

“Jadi jangan naif juga kalau ini hanya soal senggolan saja. Namun untuk saat ini memang itu faktanya senggolan mobil,” pungkasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here