TPS Rawakalong Disoal

312

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah warga Kampung Rawakalong RW 09 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, mengaku sangat terganggu dengan keberadaan tumpukan sampah di dekat lapangan bola voli di Jalan Raya Rawakalong RT 03/09. Pasalnya, selain menimbulkan bau tak sedap, ratusan kubik sampah tersebut juga membuat kawasan itu menjadi kumuh dan semrawut.

Salah satu tokoh pemuda RW 09, Sahrul Betlek mengaku menyayangkan sikap jajaran pengurus lingkungan setempat yang tidak melakukan tindakan terhadap masalah tersebut. Padahal, kata dia, keberadaan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) liar tersebut sudah cukup lama dan menjadi momok bagi warga sekitar.

“Keberadaan sampah dilahan kosong itu sudah lebih dari tiga tahun, tapi sayangnya sama sekali tidak ada upaya dari pengurus lingkungan untuk membersihkan kawasan itu dari sampah. Bahkan, terkesan ada pembiaran sehingga tumpukan sampah kian banyak dan semakin mengganggu kenyamanan warga, ” ujar Sahrul, kemarin.

Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Zulkarnain, salah satu warga RT 04/09 yang berada tak jauh dari lokasi TPS.

Menurutnya, menumpuknya sampah dilahan milik salah satu warga itu sangat mengganggu kenyamanan warga dan dapat menimbulkan dampak yang merugikan warga terutama terkait kesehatan warga sekitar.

“Disatu sisi pemerintah giat mencanangkan program PHBS, namun sayangnya disisi lain lingkungan sekitar tempat tinggal kami ini dijadikan tempat pembuangan sampah liar. Ini tentu sangat disayangkan,” katanya.

Sebagai salah satu warga yang bermukim di kawasan dekat TPS liar itu, dia merasa terganggu dan tidak nyaman dengan keberadaan ratusan kubik sampah yang ada disekitar lingkungan.

“Kami minta kepada pemerintah atau dinas terkait untuk segera menanggulangi masalah ini guna meredam keresahan warga, ” ungkapnya.

Harapan yang sama juga dikemukakan oleh Dodo, selaku pemilik lahan yang dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) liar.

“Tadinya lahan saya ini sangat bagus, datar dan bersih. Tapi setelah dijadikan tempat pembuangan sampah, lahan saya kumuh dan bergelombang. Saya berharap agar sampah diatas lahan kami ini diangkut dan dibersihkan oleh Dinas Kebersihan, ” pinta Dodo. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here