Mesin ATM Gagal Dibobol

256

Beji | jurnaldepok.id
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Niaga yang berlokasi di Jalan Margonda Raya dekat Kampus Gunadarma hampir dibobo maling. Untungnya, uang yang ditaksir mencapai ratusan juta itu berhasil diselamatkan. Hal ini lantaran mesin ATM yang dijaga dengan begitu ketat.

Security vendor Bank Niaga Agus Setiawan (29) mengatakan mesin ATM tidak berhasil dibobol karena lapisan penjagaan dalam mesin yang begitu ketat.

“Jadi ada dua lapisan di mesin penyimpanan uang. Nah pelaku baru berhasil bobol di lapisan luar, sedangkan lapisan dalam nya tidak berhasil dibobol karena dilapisi baja,” ujarnya kemarin.

Agus sendiri mengaku pertama kali mengetahui mesin ATM Bank Niaga ingin dirusak setelah dirinya ingin mengecek ATM tersebut.

“Saya datang jam 10 pagi, disuruh ngecek kesini. Sampai sini sudah ada police line,” katanya.

Dirinya menerangkan jika terdapat satu CCTV di dalam ATM. Namun pihaknya belum bisa mengecek karena masih dibatasi garis polisi.”Ada CCTV kok didalam. Belum bisa ngelihat karena masih di police line,” terang Agus.

Ia pun berupaya menanyakan ke penjaga toko sebelah terkait tentang adanya orang yang mencurigakan di sekitar ATM.

“Saya tadi juga sempat nanya ke penjaga toko digital printing di sebelah. Nanya lihat orang mencurigakan atau nggak. Dia bilang nggak lihat. Kemungkinan kejadian nya dini hari,” paparnya.

Dia mengungkapkan jika dilihat dari kerusakan mesin ATM, kemungkinan pelaku lebih dari dua orang. “Kalau dilihat dari kerusakan mesin di tempat penyimpanan uang, bisa jadi pelaku menggunakan semacam linggis untuk membongkar karena rusak nya cukup parah,” ungkap Agus.

Kejadian tersebut juga sudah dilaporkan Agus ke pihak Bank Niaga. “Sudah dilaporkan, ini kan mesin ATM nilai nominal Rp 50 ribu. Kalau mesinnya penuh bisa mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya.

Sementara itu Kanit Krimsus Polresta Depok AKP Firdaus membenarkan jika mesin ATM Bank Niaga berusaha dibobol oleh orang tak bertanggungjawab. “Jadi uang dalam mesin berhasil diselamatkan, karena tidak berhasil dibobol. Kami masih terus lakukan penyelidikan lebih dalam terkait kasus ini,” tandasnya.nNur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here