Raya Andara Rawan Laka

199

Sejumlah pengendara yang biasa melintas di ruas Jalan Andara Raya di wilayah Kelurahan Pangkalan Jati Baru (PJB), Kecamatan Cinere, mengeluhkan kondisi ruas jalan yang licin dan berlubang akibat banyaknya lumpur bekas galian pembuatan kontruksi Jalan Tol Depok-Antasari (Desari).

“Saya sering terpeleset dijalur ini, bahkan waktu melintas malam hari motor saya pernah terperosok ke lubang cukup dalam karena disepanjang jalur itu lampu penerangan jalan juga sangat minim,”ujar Khoirunisa, pengendara sepeda motor, kemarin.

Pernyataan yang sama juga dilontarkan oleh Diki, salah satu pegawai swasta di Jakarta yang setiap hari melintas diruas jalan tersebut.

“Ya, sejak ada pembangunan jalan tol, kondisi Jalan Andara rusak parah dan becek akibat  banyak tanah berceceran. Saya juga sempat terjatuh karena bidang jalan sangat licin,” ungkapnya.

Banyaknya kecelakaan lalu lintas dijalur itu diakui oleh Hamdani salah satu warga setempat. Bahkan, dia mengaku hampir setiap hari melihat sepeda motor terjatuh diruas jalan itu lantaran jalanan licin akibat lumpur sisa galian tiang pancang konstruksi Tol Desari berceceran.

“Hampir setiap hari ada saja yang terjatuh di ruas jalan itu, apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini, ruas jalan itu sangat rawan dan tidak nyaman untuk dilalui terutama bagi kendaraan sepeda motor,” kata Dani.

Terkait hal itu, dirinya meminta kepada kontraktor  pengembang Tol Desari agar membenahi sisa tanah galian yang berserakan disekitar jalan tersebut, agar tidak menjadi pemicu terjadinya kecelakaan pengendara sepeda motor.

Pasalnya, lanjut dia, ruas jalan itu sangat ramai dilalui pengendara yang rata-rata bekerja sebagai pegawai dan karyawan swasta di DKI Jakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here