‘Ahmadiyah Sangat Meresahkan’

236

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KecamatanSawangan, KH Abdullah Syafi’I mengatakan, bahwa aktivitasJ emaat Ahmadiyah yang berada di lingkungan RT 03/07 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, sangat meresahkan warga.

“Keberadaan Ahmadiyah sangat meresahkan, kami menyambut baik dengan  dilakukannnya penyegelan kembali, tentu ini akan memberikan rasa amandannyamanbagimasyarakat,” ujar Abdullah kepadaJurnalDepok, Kamis (23/2).

Ia menambahkan, bahwapenyegelantersebutsesuaiaturan yang diterbitkanolehpemerintahkotadan MUI mendukungitu. Ditegaskannya, ketikaadapenentanganataupelanggarandariperaturanwalikotamakaharusdiberisanksi.

“Memang kami akuipengawasannyalemah, sebagai MUI Sawangan kami mendukungapa yang dilakukanolehpemerintah.Yajelasmeresahkan, apalagitelahdisegelolehpemkotberkali-kali danini yang keenam kali, mestinyadiberikansanksikarenamelawanperaturanpemerintah,” paparnya.

Dengan telah disegelnya Masjid Ahmadiyah, Abdullah mengimbaukepadaummat Islam khususyawargaSawangan, BojongsaridanDepokpadaumumnya, agar mengurungkanniatuntukmenggelaraksipadahariini.

“Insha Allah kalausudahditanganiolehpemerintahmasyarakatnggakakanturun, mungkintidakada (aksi,red),” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh ulama Depok, KH Ahmad Damanhuri.Damanhuri yang datangbersamatokohulamadanmasyarakatlainnyakelokasipenyegelanberharap, segelkeenammerupakansegelterakhirdanAhmadiyahbenar-benarbubar di Depokini.

“Semuanyaharusterlibatdalampengawasan, minimal seminggusekalidiawasiterus, memangsudahseharusnyadisegelkembali,” tandasnya.

Dikatakannya, hasillaporandanpantauannyabahwaAhmadiyahmasihmelaksanakanaktivitasnya.Damanhurimemintaaparatpenegakhukumuntukmenindaktegaspengrusaksegel.

“Kami melihatdanmenerimalaporankalaumerekaberaktivitaslagi, tentuitusangatmeresahkanbagimasyarakat.Awasisecaraketat agar tidakadaaktivitaslagi,” pungkasnya.FOTO A2

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here