Korban Pandawa Kena Stroke

231

Diduga stress memikirkan nasib uang simpanan yang terancam raib, MT salah satu nasabah Pandawa Group di wilayah Kecamatan Pancoran Mas, kini tergolek lemah lantaran terkena penyakit Stroke.

Salah satu kerabat MT menuturkan sejak kasus Pandawa mencuat, MT memang terlihat kerap murung, gelisah dan lebih banyak berdiam diri di rumah, hingga akhirnya pada penghujung Januari silam MT secara tiba-tiba terkena stroke.

“Sebagai ketua lingkungan tadinya beliau itu sangat aktif dan enerjik, tapi setelah gonjang- ganjing Pandawa merebak dia lebih banyak murung di rumah. Sehingga akhirnya terkena stroke dan kondisinya saat ini sangat memprihatinkan karena bagian kanan anggota tubuhnya tidak bisa digerakan,” ujar Sahri  teman MT kepada Jurnal Depok, kemarin.

Menanggapi hal itu, salah satu tokoh masyarakat Pancoran Mas, Anwar Sanusi mengaku prihatin dengan banyaknya warga yang menjadi korban Pandawa, seraya berharap agar polisi dapat segera menangkap Salman Nuryanto selaku Bos Pandawa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mengembalikan uang para  nasabah.

“Perbuatan pimpinan  Pandawa tidak hanya merugikan warga dalam bentuk materi, tapi lebih dari itu juga telah mengancam keselamatan jiwa para nasabah lantaran banyak nasabah yang jatuh sakit lantaran stress memikirkan uangnya di Pandawa. Kami berharap aparat penegak hukum dapat segera mengadili Bos Pandawa yang telah banyak merugikan dan membuat resah ribuan nasabahnya,”kata Sanusi.

Terkait hal itu, dia juga meminta kepada warga untuk tidak mencibir para nasabah yang kini sedang ditimpa masalah, bahkan dia menganjurkan agar warga dan kerabat memberi support tehadap para korban Pandawa untuk tetap tegar dan bersabar dalam menghadapi cobaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here