Amry Lega, Agus Kasatria

241

Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Depok berujung aklamasi. Amry Yusra yang notabene sebagai petahana akhirnya bisa bernafas lega setelah rivalnya Agustinus Susanto mundur dari ajang bergengsi itu.

Mundurnya Agus lebih dikarenakan dirinya memilih untuk memajukan olahraga di Kota Depok, ketimbang harus menanam konflik berkepanjangan. Padahal, pada Musorkot pertama minggu lalu, mayoritas pengurus cabang telah sepakat untuk mendukung Agus sebagai Ketua KONI Depok empat tahun mendatang.

“Atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, kalau selama kebersamaan saya dengan teman-teman pengcab ada tutur kata dan tingkah laku yang kurang pas, mudah-mudahan tingkah laku saya selama ini tidak menyinggung teman-teman semua,” ujar Agus dalam sambutannya, Sabtu (18/2).

Ia menambahkan, demi tertib dan lancarnya Musorkot dengan baik, serta semua pihak saling memahami bahwa tujuan Musorkot tak lain untuk bermusyawarah dan membesarkan KONI Kota Depok. Dirinya menginginkan Depok mampu menempati 10 besar di Jawa Barat.

“Saya juga mohon maaf jika Musorkot minggu lalu sampai tertunda. Agar tidak ada persoalan dan ganjalan di perasaan kita masing-masing, atas kesepakatan bersama dan kehendak Allah SWT, saya pribadi sekali lagi mohon maaf dan mengundurkan diri dari pencalonan ketua KONI,” tegasnya.

Sikap kasatria pensiunan TNI tersebut dipuji oleh berbagai pihak di arena Musorkot, tak terkecuali ketua terpilih, Amry Yusra. Dikatakan Amry bahwa sesungguhnya dirinya dan termasuk Agus memiliki semangat yang sama untuk memajukan olahraga.

“Baik saya dan Pak Agus mencalonkan diri dalam Musorkot kali ini adalah dinamika dalam olahraga. Saya sangat menghargai sikap satria dan keikhlasan dari saudara saya Agustinus yang menyatakan mundur dari pencalonan, terhadap keputusan Pak Agus saya ucapkan terimakasih dan itu merupakan sikap kasatria,” ungkap Amry.

Mundurnya Agus dari pencalonan, diyakini Amry sebagai wujud kecintaanya terhadap olahraga sehingga sangat wajar jika kepengurusan yang akan datang Agus masuk dalam kepengurusan.

“Wajib, sebagai upaya bagi kami untuk meyatukan berbagai kekuatan dan potensi yang ada di Kota Depok. Kami berharap KONI Depok ke depan dapat lebih baik lagi, mudah-mudahan kebersamaan bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” terangnya.

Kondusifnya Musorkot ulang yang digelar di Hotel Bumi Wiyata kemarin tak lepas dari peran Ketua KONI Jawa Barat, Brigjen Ahmad Saefudin. Suasana tiba-tiba menjadi hangat ketika dirinya hadir dan menyaksikan langsung Musorkot tersebut.

“Itulah kebesaran dalam olahraga memang seperti itu, bohong kalau dalam olahraga itu ada friksi maupun kebencian, itu tidak pernah ada, itu hanya dinamika saja. Saya sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh teman-teman di Depok dan menemukan bentuk bagaimana olahraga itu dapat dimajukan,” ungkapnya.

Dirinya juga meminta walikota agar benar-benar memberikan kontribusi untuk memajukan Kota Depok.

“Saya pesan kepada ketua yang baru, pimpin sebaik-baiknya olahraga. Itu akan mencerminkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kemajuan kota, kalau olahraganya maju pasti masyarakatnya maju dan pasti kotanya juga akan maju,” jelasnya.

Sebelumnya, Musorkot yang digelar empat tahun sekali sempat deadlock (Buntu) lantaran peserta Musorkot yang terdiri dari pengurus cabang mempersoalkan majunya kembali Amry Yusra sebagai ketua KONI Depok.

Mereka menilai, Amry sudah dua periode menjabat Ketua KONI Depok, namun periode pertama jabatan Amry hanya meneruskan ketua KONI sebelumnya yakni Prihandoko yang terpilih sebagai Anggota DPRD Depok. Alhasil, itu menjadi perdebatan panjang dan Musorkot berakhir deadlock.

Kini, masyarakat menaruh harapan besar kepada Amry agar mampu berbuat banyak dan memberikan prestasi terhadap olahraga di kota berjuluk sejuta Belimbing ini.FOTO A BERITANYA YG HL-Ketua KONI Jabar (tengah) salam persahabatan dengan Ketua KONI Depok (kiri) dan Agustinus (kanan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here