Akses Masuk Kantor Kecamatan Diportal

204

Akses jalan menuju Kantor Kecamtan Limo terancam dipagar oleh pemilik lahan. Pasalnya, sejak kantor itu dibangun pada tahun 1979 pemerintah belum membayar ganti atas lahan yang terkena bangunan ruas jalan tersebut.

Madih,  salah satu ahli waris  pemilik lahan mengatakan pihaknya telah lama mempersoalkan tanah milik mereka yang dibeton dan dijadikan akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tidak pernah menindak lanjuti secara serius soal itu.

“Ya, dari dulu abang saya  sudah mengingatkan kepada Pemerintah Depok untuk menyelesaikan soal tanah saya yang dibangun jalan menuju kantor kecamatan. Namun sepertinya tidak pernah ditanggapi serius oleh pemerintah dan kalaupun abang saya mengambil tindakkan tegas melakukan pemagaran atas tanah tersebut, menurut saya itu sesuatu yang wajar sebagai peringatan kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan pembayaran atas tanah yang telah dibangun jalan oleh pemerintah,” ujar Madih kepada Jurnal Depok, kemarin.

Pemasangan Portal diatas bidang jalan menuju Kantor Kecamatan Limo beberapa hari silam dibenarkan oleh Lurah Limo, Danudi Amin.

“Betul, beberapa hari lalu pemilik lahan melakukan pemasangan portal diatas jalan menuju kantor kecamatan. Dalam musyawarah antara pemilik lahan dengan pemerintah kota yang dihadiri oleh bagian Asset Setda Kota  Depok, menyepakati akan menindak lanjuti pembahasan soal pembebasan lahan tersebut,” katanya.

Namun dalam kaitan itu, lanjutnya, pihak pemilik lahan memberi tenggang waktu kepada Pemeritah Kota Depok hingga Kamis pekan ini untuk menentukan kejelasan sikap terkait permasalahan lahan tersebut.

“Jika sampai batas waktu itu belum juga ada kepastian, maka pemilik lahan akan melakukan pemagaran akses ruas jalan itu,” ungkap Danu.27

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here