Pemerintah ‘Haramkan’ Valentine

152

Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini Dinas Pendidikan secara resmi telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan bagi siswa untuk tidak merayakan Valentine Day.

“Kami telah mengeluarkan surat edaran yang isinya agar para siswa di Depok tidak merayakan Valentine Day atau hari kasih sayang, baik didalam maupun di luar sekolah. Kami minta agar para siswa untuk mengisinya dengan kegiatan positif  yang sesuai dengan nilai-nilai budaya ketimuran Negara Indonesia,” ujar M Thamrin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok seperti dikutip dari surat edaran nomor 421/0650/Disdik/2017, Senin (13/2).

Dalam surat tersebut juga diimbau, agar para orang tua atau wali murid agar mengajak putra-putrinya untuk melakukan kegiatan bersama baik di rumah maupun di luar rumah, seperti rekreasi bersama untuk meningkatkan harmonisasi dan ketahanan keluarga.

Surat yang ditujukan untuk seluruh kepala SD dan SMP Negeri se Kota Depok juga meminta agar perangkat sekolah menanamkan sikap dan prilaku karakter atau kepribadian dengan melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia di lingkungan sekolah.

Menanggapi hal itu Walikota Depok, Mohammad Idris juga mengimbau siswa di Kota Depok untuk tidak merayakan Valentine Day yang biasa diperingati setiap 14 Februari. Selain kepada siswa, Idris juga menyampaikan hal itu kepada masyarakat. Pasalnya, kata dia, perayaan tersebut tidak sesuai dengan budaya, etika, dan ideologi bangsa Indonesia.

“Seluruhnya sudah kami ingatkan untuk tidak ikut-ikutan merayakan Valentine, karena perayaan ini termasuk kebiasaan budaya barat,” tegasnya. 16

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here