Gedung B-D RSUD Beroperasi 2018

212

Walikota Depok, Mohammad Idris memastikan gedung B-D milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru dapat dioperasikan secara maksimal pada 2018 mendatang. Pasalnya, masih ada beberapa fasilitas penunjang yang harus dibangun tahun ini.

“Kalau untuk soft launching  mungkin bisa dilakukan pada akhir 2017. Sedangkan mulai optimal dioperasikan di awal tahun 2018 mendatang, karena masih ada penyempurnaan perangkat yang dibutuhkan,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Senin (13/2).

Beberapa fasilitas penunjang yang dibangun di tahun ini seperti tangga darurat untuk evakuasi pasien (Ramp,red) dan pembangunan lanjutan lantai 7 dan 8.

“Ruangan sudah ada, tapi kan kita butuh penyempurnaan perangkat yang mendukung. Itu kalau dipaksanakan bisa menyebabkan resiko pada pasien, jadi kami tidak ingin terlalu buru-buru. Insya Allah awal tahun depan gedung baru RSUD sudah lebih siap beroperasi,” paparnya.

Pernyataan itu dikatakan Idris usai membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, di Hotel Bumi Wiyata, Margonda.

Idris menjelaskan, di 2017  ini juga sudah dianggarkan untuk pengadaan mebel dan furnitur serta beberapa alat kesehatan lainnya. Selain itu RSUD Depok masih membutuhkan penambahan,

“Ramp ini kan sangat penting. Kami tidak ingin hal yang tidak diinginkan terjadi seperti ada bencana gempa misalnya. Untuk evakuasi pasien tentunya melalui ramp. Kalau tidak ada, akan sangat riskan sekali. Untuk itu, lebih baik mencegah sebelum hal yang tidak diinginkan  terjadi,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun lantai satu dan dua gedung B-D RSUD Kota Depok ini akan dipergunakan untuk IGD maupun poli rawat jalan, namun tetap belum bisa dioperasikan. Karena untuk penggunaan bangunan baru, penyerahannya harus menyeluruh dari pihak yang membangun.

“Dalam hal ini Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok yang membangun RSUD Kota Depok. Harus diserahkan seluruhnya terlebih dahulu ke RSUD Kota Depok, tidak bisa setengah-setengah,” katanya.

Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan di tahun ini bakal ada pembangunan lanjutan untuk lantai tujuh dan delapan RSUD.

“Memang kalau menunggu sampai sempurna harus sampai 2018, pembangunan ramp akan menjadi perioritas kami. Anggaran keseluruhan mencapai kurang lebih Rp 74 miliar, itu untuk menyelesaikan pembangunan Gedung B-D yakni lantai tujuh dan delapan, finishing, gedung laundry, pemusaraan jenazah dan masjid,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa pembangunan tersebut nantinya ditangani langsung oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok. 17

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here