Pasutri Tewas Tertimpa Pohon

174

Pasangan suami istri tewas tertimpa pohon tumbang di dekat kolong fly over UI arah Jakarta. Pasangan suami istri warga Pabuaran, Bogor itu tewas ditempat akibat tertimpa pohon berdiameter satu meter.

Kejadian sekitar pukul 17.30 WIB, Sabtu (4/2). Tidak ada angin kencang namun tiba-tiba pohon tumbang. Ada beberapa motor dan satu mobil yang terjebak didalamnya. Namun yang tragis hanya yang menimpa pasutri ini.

Dari identitas yang didapat mereka adalah Miftah Abdillah (26) dan Rustiana Imala (26). Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor matic.

“Kejadian nya begitu cepat. Tiba-tiba pohon yang besar itu tumbang. Motornya rusak. Korban meninggal karena tertimpa,” ujar Harry salah satu saksi.

Dirinya juga menjadi salah satu korban dan sempat masuk terjebak dalam area pohon tumbang. Beruntung Harry bisa menyelamatkan diri. “Saya nggak ketimpa. Cuma ada ditengah-tengah aja,” jelasnya.

Sama halnya dengan penumpang yang ada dalam mobil. Setelah beberapa waktu penumpang dalam mobil dapat dievakuasi. Namun mobil masih tertimpa. “Yang di mobil selamat. Pohonnya masih dipotong-potong sama petugas,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut arus kendaraan tersendat. Kemacetan terjadi dari ruas Jalan Margonda menuju Jakarta.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejak Agustus dan September 2016, telah mengeluarkan imbauan terkait prediksi terjadinya angin kencang di wilayah Indonesia pada musim penghujan.

Kepala Bagian Humas BMKG Hari Tirto Djatmiko mengatakan imbauan yang dimaksud ialah untuk mengecek kondisi pohon-pohon besar dan papan reklame atau baliho, supaya tidak jatuh menimpa pengguna jalan. Masyarakat diimbau mulai mengantisipasi dengan merapikan pohon-pohon yang tinggi besar. Tidak hanya pohon tumbang tapi papan reklame dan baliho dilakukan pengecekan secara rutin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here