FPI Depok Pasang Badan

246

Kemarin, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab diperiksa di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan nya tersebut  terkait kasus ‘palu arit’.

Dalam kasus itu, Habib Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena ucapannya yang menyebut ada logo palu arit di uang baru. Ucapan tersebut kemudian viral di sejumlah media sosial.

Dengan pernyataannya, ia dituding telah melakukan penghasutan dan ujaran kebencian berbau SARA berdasarkan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dukungan terhadap Habib Rizieq terus mengalir. Ribuan anggota FPI dari seluruh Indonesia mendatangi Polda Metro Jaya. Salah satunya massa FPI dari Depok.

Ketua FPI Depok Agus Rahmat mengatakan tercatat ada sekitar 300 anggota nya yang mendukung Habib Rizieq.

Ia menambahkan massa tersebut datang tidak secara bersama-sama. “Kumpulnya di Masjid Al Azhar kemudian kami jalan sama-sama ke Polda Metro,” terangnya kepada Jurnal Depok, Senin (23/1).

Dirinya mengungkapkan pihaknya akan terus bersama-sama menegakan keadilan untuk umat Islam. “Point-point yang disampaikan di depan intinya adalah meminta untuk dibebaskannya Imam Besar atas tuduhan yang ditujukan kepadanya. Kemudian keadilan untuk kasus umat Islam,” jelasnya.

Dia menceritakan sejak pagi kemarin hingga Habib Rizieq selesai diperiksa suasana berjalan lancar dan tertib.

“Alhamdulillah tertib dikawal juga sama pihak kepolisian. Syukur Alhamdulillah lancar, nggak ada kendala,” ucapnya.

Sementara itu usai menjalani pemeriksaan, Habib Rizieq langsung berorasi.

Dalam orasinya, ia mengatakan bahwa dirinya menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus palu dan arit berjalan dengan lancar. Menurutnya protes terhadap logo uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia tersebut merupakan protes semua anggotanya, bukan hanya dirinya.

“Jika BI menggunakan metode rectoverso, maka kami menjawab sesungguhnya teknologi pengamanan uang kertas dengan metode rectoverso mempunyai ribuan alternatif, tapi kenapa harus palu arit?,” jelasnya.

Dia berharap agar pemeriksaannya  berbuntut akan ditariknya uang berlogo palu dan arit tersebut. Ia juga secara tegas mengajak agar massanya selalu siap mengganyang PKI. “Kami minta untuk menarik uang kertas baru berlogo PKI tersebut.tk

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here