ASN ‘Nakal’ Disidak

208

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok dikejutkan dengan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat apel pagi kemarin. Pradi langsung menanyakan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ASN yang tidak ikut apel pagi.

“Kami lakukan itu sesuai arahan dari Pak Walikota terutama terkait dengan etos kerja dan  tanggungjawab ASN. Kami lakukan itu secara spontanitas, kami ingin lihat sejauh mana tingkat disiplin teman-teman ASN yang ada di eselon III,” ujar Pradi kepada Jurnal Depok, Senin (23/1).

Dari hasil sidak itu, Pradi menemukan beberapa orang ASN yang tidak mengikuti apel pagi dengan dalih sedang sakit. Pradi menjelaskan tingkat kehadiran apel pagi kemarin mencapai 90 persen dan sisanya sedang sakit.

“Ada yang tidak hadir informasinya sedang sakit, ada juga yang terlambat namun tidak banyak. Kalau kaitan dengan absen kami telah menerapkan absen elektronik, itu tidak bisa diwakilkan,” paparnya.

Ke depan, pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan pengawasan terhadap ASN yang berkaitan dengan kinerja dan disiplin. Sejak dilantik pada bulan lalu, kata dia, bahwa Walikota Depok, Mohammad Idris menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap kedisiplinan dan kinerja ASN.

“Evaluasi tidak perlu waktu yang panjang, namun dalam waktu tiga bulan dapat kami lakukan evaluasi termasuk tingkat disiplin mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bagi ASN yang telat masuk dan pulang sebelum waktunya akan berpengaruh pada bobot nilai kinerja mereka. Namun begitu, pemerintah belum merencanakan adanya pemotongan uang makan dan lainnya jika ada ASN yang terlambat masuk dan pulang sebelum waktunya.

“Itu belum, namun kami akan mengarah ke sana. Hal tersebut tak lain untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja bagi ASN, karena bagaimana pun ASN merupakan pelayan masyarakat,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here