Dihipnotis, Siswa SMA Dicabuli

232

Nasib naas menimpa seorang siswi SMA di Bojong Gede. Usai dihipnotis, siswi tersebut yang enggan menyebutkan nama diduga menjadi korban pencabulan.

Kejadian bermula ketika remaja tersebut kedatangan tamu di rumahnya di Kampung Kelapa, Bojong Gede. Tamu itu adalah pria tak dikenal yang datang sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban hanya berdua dengan adiknya yang masih kecil.

Begitu dipersilahkan masuk, pria asing itu langsung menghisap rokok. Sesaat kemudian korban tidak sadarkan diri.

“Korban tidak sadarkan diri setelah pelaku menghisap rokok,” kata anggota SPKT Polsek Bojonggede, Aiptu Utang, Selasa (17/1)

Ia menerangkan begitu terbangun, korban kaget karena sudah berada di atas kasur. Dia semakin syok ketika mengetahui dirinya sudah tidak berbusana.

“Korban mengatakan jika ia merasakan sakit di kemaluannya,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan setelah itu korban langsung melaporkan kejadian itu pada ibunya. Ketika kejadian ibu korban  sedang berjualan di Mangga Dua Jakarta sehingga di rumah hanya ada korban. Keluarga kemudian melaporkan kasus ini pada kepolisian.

“Kasusnya kini sudah ditangani Reskrim unit PPA Polres Depok.  Korban masih dimintai keterangan untuk dilakukan proses penyelidikan,” pungkasnya.

Berdasarkan catatan kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan dan anak terus meningkat. Pada 2013, jumlah kekerasan, pelecahan pada anak dan perempuan mencapai 171 kasus, pada 2014 sekitar 244 kasus, pada 2015 mencapai 265 kasus. Sementara  sepanjang Januari hingga Juli 2016 mencapai 147 kasus.

Dalam catatan Polresta Depok tahun lalu hampir terjadi setiap hari satu kasus pelecehan dan kekerasan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here