BPJS Diminta Jemput Bola

204

Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Depok Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak melakukan kunjungan ke kantor BPJS Depok. Wakil ketua bidang, Sahat Farida Berlian mengatakan kunjungan tersebut merupakan salah satu rangkaian program kerja partai.

“Selain silaturahmi tentunya kunjungan ini merupakan forum yang kami gunakan untuk koordinasi dan konsultasi,” jelasnya, kemarin.

Didampingi oleh Agustina Simanjuntak, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna Depok), Rachmin Siahaan (Ketua Pengurus Anak Cabang Kecamatan Sukmajaya) dan juga kader kesehatan PDI Perjuangan Depok. Ada beberapa hal yang ditanyakan dan diajukan sebagai program keberlangsungan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional.

“Depok ini terdiri dari 11 kecamatan, sementara pendaftaran untuk menjadi peserta BPJS hanya bisa dilakukan di Margonda. Ini menjadi persoalan. Kami meminta BPJS  turun langsung ke wilayah untuk jemput bola,” paparnya.

Ia menuturkan hal lain yang juga dibahas

terkait peralihan jamkesmas dan jamkesda menjadi PBI.

“Kami paham terkait data peralihan merupakan ranah pemerintah kota. Dalam hal ini adalah dinas kesehatan dan dinas sosial. Kami meminta jika memang belum keseluruhan data peralihan dilakukan, BPJS Kesehatan melakukan cek data bagi peserta yang mendaftar mandiri padahal sebelumnya adalah pengguna Jamkesda dan Jamkesmas, ” ucapnya.

Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan sudah dimulai, tahap pertama tahun 2014 dan ditargetkan mengcover keseluruhan masyarakat di tahun 2019. Dirinya mengungkapkan jika Depok masih berhadapan dengan rumah sakit yang masih belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sementara itu Nurifansyah, kepala BPJS cabang Depok menjelaskan, per 31 Desember 2016, tercatat 1.047.750 jiwa yang menjadi peserta BPJS. 114 faskes TP dan 14 RS yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here