Usulan Musrenbang Disoasialisasikan

193

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan jajaran Kantor Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, kemarin melaksanakan Sosialisasi Kriteria Usulan Musrenbang tahun anggaran 2017.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pangkalan Jati, Edi Martono mengatakan pelaksanaan sosialisasi kriteria pengajuan proyek perbaikan fasilitas umum itu penting dilakukan, agar dalam pelaksanaan Musrenbang nanti semua ajuan proyek telah memenuhi persyaratan  diantaranya terkait besaran pagu proyek minimal Rp 200 juta.

“Mulai tahun ini usulan perbaikan fasilitas umum yang bisa diajukan pada perhelatan Musrenbang minimal menyerap dana anggaran Rp 200 juta, itu artinya jika ada ajuan dengan pagu dibawah batas minimal itu tidak akan diakomodir. Kami merasa perlu menggelar Pra Musrenbang ini sehingga nantinya tidak ada usulan yang tak terakomodir lantaran tidak memenuhi persyaratan itu,” ujar Edi usai memimpin gelaran Pra Musrenbang di aula Kantor Kelurahan Pangkalan Jati, kemarin.

Dijelaskannya, pada tahun ini usulan perbaikan fasilitas umum didominasi proyek perbaikan dan peningkatan jalan kawasan perumahan di RW 03,04 dan 05 serta pengadaan Taman Layak Anak, serta perbaikan saluran air (Drainase), turap dan gorong-gorong.

Menyikapi hal itu Lurah Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Tarmuji meminta kepada jajaran LPM untuk lebih teliti dalam melakukan pendataan ajuan proyek sehingga nanti tidak menimbulkan polemik lantaran tidak masuk kualifikasi.

“Jajaran LPM harus cermat dalam melakukan pendataan, jangan sampai nanti pengajuan proyek didiskualifikasi hanya karena tidak masuk kriteria persyaratan. Jika hal itu  terjadi maka bisa  menimbulkan potensi polemik di masyarakat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here