Ganja Di Bungkus Kopi

225

Dua mahasiswa universitas swasta diciduk jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Depok. Dua mahasiswa tersebut dibekuk bersama ganja 3,90 gram yang disimpan dalam bungkus kopi. Selain dua orang mahasiswa, Polres Depok juga menangkap 25 orang lain dari 20 kasus.

“Untuk yang dua orang mahasiswa ditangkap di pom bensin Jalan Kartini Kelurahan Pancoran Mas Kecamatan Pancoran Mas pada Jumat 6 Januari 2017.Mereka mengelabui petugas dengan menaruh ganja di dalam bungkus kopi,” ujar Kasat Narkoba Polres Depok Kombes Pol Putu Kholis Aryana kemarin.

Kronologis penangkapan, lanjutnya, petugas hendak pembelian undercover buy kepada pelaku. “Barangnya itu nantinya mau diedarkan di Jakarta dan Depok. Dari pengakuan tersangka, hasil menjual itu untuk keperluan biaya kuliah. Untuk diedarkan lagi di dalam kampus itu masih kami dalami, diedarkan di semua kalangan bukan mahasiswa saja,” tuturnya.

Terkait adanya pengungkapan ganja 180 kg di Bojongsari beberapa waktu lalu, dia menuturkan jika pihak Polres Depok membackup Bareskrim Mabes Polri. “Untuk keterkaitan dengan tersangka yang baru ditangkap, kami akan selidiki lebih dalam,” tuturnya.

Putu menjelaskan total barang bukti yang disita ganja 3,39 gram dan shabu

18,92 gram. “Jika dirupiahkan barang bukti ganja Rp 100 ribu dan barang bukti shabu Rp 30,6 juta dengan total Rp 30,7 juta. Ada sekitar potensi calon korban 100 orang,”jelasnya.

Ia mengatakan untuk wilayah Depok yang rawan dengan narkoba ada di tiga kecamatan antara lain Beji, Cimanggis dan Pancoran Mas. Untuk ancaman hukuman bagi para pelaku terkena

Pasal 114 dan UU No 35 Tahun 2009 tentang narkoba maksimal seumur hidup. Namun untuk mahasiswa nya 20 tahun penjara,” tandasnya.

Salah satu tersangka G yang merupakan mahasiswa berkilah jika ia tidak mengedarkan ganja. “Saya nggak edarkan cuma pake. Saya pake itu biar santai,” ungkapnya.

Dia mengaku membeli barang haram itu dari seorang mahasiswa universitas negeri di Jakarta. “Beli Rp 50 ribu satu paket dan bisa dibagi tiga. Saya sudah empat kali beli,” ucapnya.

Ia menjelaskan menggunakan narkoba sejak masuk kampus. “Pake nya di dalam kampus aja. Saya nggak ngedarin tapi beli sama orang. Yang jual masukin ganja di dalam bungkus kopi,” tutupnya.aqqaa

BAGIKAN
Artikulli paraprakGelar Konser Amal
Artikulli tjetërDua ABG Rampas HP

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here