TB Acep Nahkodai Partai Berkarya

560
TB Acep Saepudin (tengah) didampingi pengurus ketika menunjukkan SK kepengurusan DPD Partai Berkarya

Sawangan | jurnaldepok.id
Mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, TB Acep Saepudin putar haluan dengan menahkodai Partai Berkayra besutan Tommy Soeharto. Acep begitu yakin bahwa dirinya beserta pengurus Partai Berkarya mampu membesarkan partai tersebut di Kota Depok.
“Pada akhir 2016 ini saya tutup dengan Berkarya,” ujar Acep di Kantor DPD Berkarya, Jalan Situ Pengasinan, Sawangan, kemarin.
Dalam kesempatan itu Acep juga menyampaikan bahwa pengunduran dirinya sebagai kader partai matahari terbit itu bukan disebabkan persoalan pribadi. Namun, kata dia, murni karena ingin mencoba hal baru, yaitu dengan berganti kendaraan politik.
Tidak lupa dia juga mengucapkan terimakasih kepada PAN yang telah mengajarkannya ilmu berpolitik selama 16 tahun.
Saat ditanya mengenai motivasinya masuk Partai Berkarya, dirinya menyebut bukan semata-mata untuk meraih kekuasaan. Dia juga berjanji akan tetap fokus untuk mengurus partai.
“Saya jadi Ketua DPD Berkarya bukan untuk menjadi walikota atau anggota DPRD,” katanya.
Dalam waktu dekat, lanjutnya, setelah SK kepengurusan Partai Berkarya dikeluarkan DPP dan DPW program kerja jangka pendek yang akan dilakukan adalah melakukan kunjungan ke kantor DPC se Kota Depok.
Acep menyebut syarat dikeluarkannya SK DPP dan DPW, DPD Partai Berkarya harus membentuk DPC di 11 kecamatan yang ada di Kota Depok.
Lebih lanjut Acep mengatakan, saat ini Partai Berkarya Kota Depok telah memiliki delapan DPC.
“Tinggal tiga yang belum. Tapi dalam proses pembenahan berkas. Akan saya kejar, termasuk kepengurusan DPRT,” terangnya.
Ke depan, sambungnya, DPD Partai Berkarya Kota Depok siap menjadi mitra untuk mendukung kinerja Pemerintah Kota Depok. Dirinya juga mengajak seluruh kader Partai Berkarya untuk terus berkarya memajukan Indonesia.
“Nggak mungkin kalau kita berkarya tidak jaya. Insha Allah, Berkarya bukan partai slogan,” ungkapnya.
Terpisah Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, Fitri Hariono mengatakan mundurnya Acep dari PAN merupakan sebuah pilihan politik bagi dirinya. Namun begitu, Fitri menghargainya keputusan mantan anggota DPRD dari Fraksi PAN tersebut.
“Semoga apa yang sudah diperbuat untuk masyarakat saat dia menjadi kader PAN dapat di perbuat kembali di dalam partai politik yang baru dan semakin maju. Kami menganggap dengan mundurnya Acep Saepudin itu adalah hal biasa dalam dunia poltik, dan itu adalah hak politiknya,” tanggapnya.
Fitri yang juga menjabat sebagai Ketua BKD DPRD Kota Depok sangat meyayangkan sekali dengan keluarnya Acep Saepudin dari PAN.
“Selama bergabung 10 tahun di PAN Kota Depok, Acep Saepudin adalah kader yang royal, loyal dan tidak bermasalah dengan PAN,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here