Walikota Ikut Berduka

215
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris ikut berduka atas musibah yang dialami oleh masyarakat Pidie Jaya, Aceh. Hal itu disampaikan Idris kepada Jurnal Depok melalui pesan singkatnya dalam perjalanan ke Surabaya untuk menerima penghargaan atas keberhasilan pencapaian standar HAM di perkotaan dari Presiden RI.

Dalam kesempatan itu, Idris menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga korban yang terkena musibah gempa berkekuatan 6,4 SR.

“Atas nama pemerintah kota dan warga Depok, kami tentu merasa prihatin dan ikut berbelasungkawa. Dengan diiringi doa semoga Allah SWT menambatkan iman dan taqwa kepada masyarakat Aceh, lantaran sabar dan keteguhan iman mereka kepada Allah SWT,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Rabu (7/12).

Idris juga berharap, semoga yang maha kuasa dapat mengganti sesuatu yang hilang dengan hal yang lebih baik dan berdaya guna.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa dirinya akan mengajak masyarakat Depok untuk membantu korban gempa di Aceh sesuai kemampuan baik secara pribadi maupun melalui pemerintah kota.

“Kami juga akan mengajak ASN untuk membantu mereka, ada dua event bagi ASN untuk mendonasikan rizki mereka yakni dalam acara jalan sehat KORPRI (Jumat, 9/12) dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (Minggu, 11/12),” terangnya.

Kemarin, gempa berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang Aceh pada Rabu (7/12) subuh pukul 05.03 WIB telah menyebabkan kerusakan parah di Kabupaten Pidie Jaya Aceh yang merupakan kawasan pusat gempa dengan kedalaman 10 Km.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh mencatat, berdasarkan data sementara, korban gempa Aceh tercatat 40 orang meninggal. Mereka berasal dari berbagai daerah terdampak gempa di Pidie Jaya.
“Meninggal 40 orang, luka 190 orang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Aceh, Heni seperti dikutip dari Liputan6.com.
Para korban tercatat dari beberapa wilayah, paling banyak berasal dari Kecamatan Trienggadeng 19 orang dengan luka berat lima orang. Sementara di Kecamatan Merdu tercatat korban meninggal dunia enam orang dan luka berat 21 orang.
Hingga berita ini ditulis, pemerintah pusat dan daerah terus melakukan koordinasi terkait penanggulangan bencana di wilayah tersebut. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here