BPMP2T Sabet ISO 9001:2008

483

Margponda | jurnaldepok.id
Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadau (BPMP2T) Kota Depok kembali meraih ISO 9001:2008. Penyerahan sertifikat ISO diberikan langsung oleh Direktur PT Tirta Murni Sertifikasi, Ibnu Haris Mansyur dan Wakil Direktur, Nurkomariah kepada Kepala BPMP2T Kota Depok, Hj Yulistiani Mochtar.

Ketika dikonfirmasi, Yulis mengungkapkan Sertifikat ISO 9001:2008 yang diraih lembaganya meliputi dua bidang yakni P1 dan P2. Untuk P2, pihaknya sudah dua kali mendapatkan perpanjangan sertifikasi (renewal).

“ISO ini kan setiap enam bulan dinilai atau satu tahun dua kali penilaian, setiap tiga tahun ada perpanjangan dan P2 ini sudah tiga tahun dan kemudian diperpanjang,” ujar Yulis kepada Jurnal Depok, Rabu (7/12).

Sementara yang baru mendapatkan ISO 9001:2008 yakni P1 yang meliputi pelayanan IMB, IPR dan Reklame. Dirinya merasa bersyukur dalam penilaian pertama mendapatkan nilai yang bagus dan langsung mendapatkan ISO.

“Untuk P1 ini sudah melalui tahapan verifikasi dokumen sejak enam bulan lalu, selama enam bulan mereka memantau kinerja kami,” paparnya.

Diraihnya ISO tersebut tak lain untuk meningkatkan kualitas standar pelayanan yang disamakan dengan internasional. Dikatakannya, untuk memperoleh ISO itu hal yang mudah, namun demikian untuk mempertahankannya itu yang sulit.

“Kalau bisa mempertahankan berarti lulus, kalau pelayanan tidak baik ISO bisa saja dicabut atau gugur di tengah jalan,” terangnya.

Lebih lanjut ia menargetkan, pada 2017 mendatang beberapa bidang pelayanan harus mendapatkan ISO. Seperti halnya di P1 dari delapan bidang tiga telah mendapatkan ISO. Sementara untuk P2 dari 14 bidang yang telah mendapatkan sertifikat ISO sebanyak dua.

Untuk meraih ISO, sambungnya, tidak semudah yang dibayangkan, namun harus melalui tahapan yang sangat ketat dan harus dijalankan. Dijelaskannya, bahwa dengan adanya ISO kinerja akan lebih terukur.

“Kami bekerja itu punya standar, bahwa ini harus begini, dengan begitu nantinya ada indikator pekerjaan kami masih standar atau tidak,” ungkapnya.

Yulis berharap, setelah diraihnya ISO 9001:2008 berimbas kepada pelayanan terlebih terkait perizinan khususnya. Ke depan, sekretariat yang menyangkut pelayanan akan dilakukan ISO juga agar lebih terukur.

“ISO itu bukan hanya sertifikat satu lembar yang diberikan, namun kami ingin hal itu berdampak kepada pelayanan yang optimal kepada masyarakat khususnya dalam hal perizinan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here