BTS Ilegal Belum Dibongkar

130

Pengguna jalan dan warga RW 05 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, mendesak Satpol PP Kota Depok untuk segera membongkar dan merelokasi konstriksi Base Tranceiver Station (BTS) ilegal yang tertanam diatas separator Jalan Raya Limo.

 

Pasalnya, keberadaan tower BTS setinggi lebih dari 20 meter itu rentan roboh, terlebih saat cuaca buruk yang terjadi diwilayah setempat pada sebulan terakhir.

 

“Atas nama warga kami meminta kepada Satpol PP agar segera membongkar tower itu karena tower itu rentan roboh, terlebih saat ini curah hujan masih sangat tinggi,” ujar Ketua RW 05 Kelurahan Limo, Mizar David, kemarin.

 

Ditegaskan David, tidak ada alasan bagi Satpol PP untuk tidak segera membongkar BTS itu. Karena, kata dia, selain tidak dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) keberadaan tower itu sangat membahayakan pengendara. Selain itu, konstruksi pondasi sangat rapuh dan diduga tidak memenuhi standar keamanan untuk konstruksi tower.

 

“BTS itu sudah lama disegel sama Distarkim, tapi anehnya mengapa sampai sekarang belum juga dibongkar. Meskipun kelak instansi terkait memberikan izin, kami ingin lokasinya dipindahkan dan jangan didirikan diatas separator karena sangat membahayakan,”tegasnya.

 

Saat dikonfirmasi terkait hal itu Kasatpol PP Kota Depok, Dudi Mi’raz Imaduddin enggan berkomentar. Dudi meminta wartawan untuk menanyakan prihal itu kepada Kabid Penegakan Peraturan (Gaktur) Satpol PP dengan dalih sedang mengikuti rapat koordinasi.

 

“Silahkan hubungi ibu Evi, saya sedang rakor,” ungkap Dudi melalui pesan singkat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here