SMAN 1 Tajurhalang Sosialisasikan Bahaya Seks Bebas & Narkoba

179

untitled-4Tajurhalang | Jurnal Bogor

SMAN 1 Tajurhalang menggelar Sosialisasi GenRe bekerja sama dengan  BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) sebagai wakil pemerintah yang bertanggung jawab menjalankan program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja) suatu program yang memfasilitasi remaja agar belajar memahami dan mempraktikan perilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja sebagai dasar mewujudkan Generasi Berencana (GenRe).

Elly Suparrini menerangkan remaja sebagai generasi penerus merupakan aset bangsa,” Remaja sejatinya adalah harapan semua bangsa, negara-negara yang memiliki remaja yang kuat serta memiliki kecerdasan sprititual, intelektual serta emosional yang kuat menjadikan bangsa tersebut kelak akan kuat pula, perkembangan dunia yang kian menglobal, menjadikan perubahan-perubahan besar terhadap perilaku remaja, namun perubahan tersebut lebih cenderung mengarah pada kegiatan negatif dibanding positifnya,” terang Elly Kepada Jurnal Bogor, Minggu.

Sementara Egi Gunadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang hadir dalam giat tersebut mengungkapka. Pentingnya penyuluhan kepada remaja di sekolah – sekolah,” Masalah remaja yang timbul biasanya berkaitan dengan masalah seksualitas (Hamil di luar nikah, aborsi), AIDS,  penyalahgunaan Napza dan sebagainya. Remaja dalam kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan serta informasi seluas-luasnya mengenai kesehatan reproduksi, pentingnya menata masa depan dengan baik lewat meninggalkan perilaku yang tidak bermanfaat dan merusak masa depan remaja itu sendiri maka dengan giat ini mereka sadar akan hal buruk dan berusaha menghundarinya,” terang politisi dari PDIP ini.

Masih kata Egi, dalam menjalani kehidupan remaja yang jauh dari perilaku sex bebas, pernikahan dini dan ketergantungan pada obat-obatan terlarang serta menjauhkan diri dari bahaya AIDS tentulah membutuhkan perhatian kita semua. Remaja tidak bisa berjalan sendirian tanpa pendampingan orang tua, masyarakat lingkungan serta negaranya maka program GenRe ini harus terus di sosialisasikan ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bogor,” papar Egi.

Sementara Nurhayati selaku camat Tajurhalang berharap dengan adanya Salam GenRe kaum remaja yang nota benenya pelajar memiliki pengetahuan yang luas,” Saya dukung program ini dengan harapan prilaku remaja lebih terkontrol karena memiliki wawasan yang luas sehingga hal yang buruk dapat di hindari oleh mereka dengan terus bimbungan para guru saat di sekolah juga orang tua saat dirumah,” ujar Camat.

Salah seorang peserta Amel yang juga Siswa dari SMAN 1 Tajurhalang mengaku senang dengan giat tersebut,” Saya bersyukur dengan ikut giat ini karena pengetahuan tentang sek dini, bahaya narkoba dan berbagai lainya sekarang saya sudah tahu maka harapan saya giat yang positif seperti ini agar terus berlanjut guna membuka wawasan dan pengetahuan bagi kami sebagai pelajar,” terangnya.

Dalam kesempatan giat yang dinamakan Salam GenRe di ikuti oleh seluruh pelajar setingkat SMK se-Kecamatan Tajurhalang serta muspuda dan puspika kecamatan Tajurhalang serta unsur tokoh agama dan pemuda. ( Iwan S Pamungkas).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here