Lurah Grogol Ultimatum Pedagang Liar

116

 

Kepala Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, H Mansyur mengigatkan kepada para pemilik lapak liar diatas trotoar di sepanjang ruas Jalan Raya Grogol, untuk secepatnya membongkar tempat usaha ilegal itu.

 

Pasalnya, kata dia, selain melanggar aturan, keberadaan puluhan gubuk tempat berjualan itu jelas-jelas mengganggu kelancaran dan kenyamanan aktivitas pengguna jalan khususnya bagi para pejalan kaki.

 

“Kami sudah mengeluarkan peringatan baik secara lisan maupun tertulis, yang intinya meminta para pemilik lapak segera membongkar bangunan diatas trotoar. Jika peringatan itu tidak diindahkan maka kami akan mengundang pasukan Satpol PP untuk menertibkannya,” tegas Mansyur, kemarin.

 

Ditambahkannya, sikap tegas itu terpaksa harus dilakukan lantaran jumlah pedagang liar disepanjang sisi ruas jalan tersebut kian hari semakin bertambah. Jika hal ini terus diabiarkan, lanjutnya, tidak mustahil dalam waktu dekat seluruh permukaan trotoar akan dipenuhi lapak pedagang dan akan semakin sulit menertibkannya.

 

“Sekarang saja sudah lebih dari 50 persen permukaan trotoar telah tertutup bangunan semi permanen, jika tidak distop maka jumlahnya akan semakin banyak,” paparnya.

 

Menanggapi kondisi itu, petugas Tramtibum Kelurahan Grogol, M Cholid mengaku sudah sering kali melakukan tindakkan pembongkaran terhadap lapak para pedagang diatas bidang Kali Cabang Barat (KCB). Namun tindakan itu tak pernah membuat jera para pedagang dan membangun kembali lapak baru ditempat itu.

 

“Kami sudah beberapa kali membongkar lapak pedagang liar itu, tapi tetap saja keesokan harinya mereka bangun lagi lapak baru. Kami telah memanggil sejumlah pedagang ke kantor kelurahan tapi tindakkan ini tak juga membuat mereka jera,”

BAGIKAN
Artikulli paraprakPsikologSorotDuniaGaib
Artikulli tjetërSianidaDicampur Kopi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here