Raya Margonda Meledak

153

untitled-2

Margonda | Jurnal Depok
Pengendara dan warga di Jalan Raya Margonda dikejutkan dengan sebuah ledakan pagi kemarin (29/9). Ledakan tersebut terjadi di depan pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos). Ledakan itu juga sempat menimbulkan api dan membuat warga panik.

Ledakan dan api itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Warga langsung menghindari dari lokasi.

Akibat kejadian tersebut arus lalulintas terhambat. Terlebih di jalur yang menuju Jakarta. Namun petugas langsung tiba di lokasi.

Pihak kepolisian mendatangi lokasi terjadinya ledakan disertai kebakaran kecil di Jalan Margonda. Dipastikan bahwa ledakan itu bukan disebabkan dari saluran gas.

“Ini kabel. Tadi sempat ada percikan api, bukan gas,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan.

Pihaknya masih belum bisa memastikan kabel milik siapa yang terbakar tadi. Yang jelas ditegaskan kebakaran dipicu adanya gesekan dari benda lain sehingga kabel terbakar. “Ini belum ada yang mengklaim. Kami masih lidik,” tandasnya.

Sementara itu Manager Marketing Communications Depok Town Square Ferry Nurdin Firdaus mengungkapkan peristiwa ledakan bekas galian proyek Pemkot Depok yang terjadi pada Kamis (29/9) pagi tidak membuat pengunjung maupun tenant merasa takut. Menurutnya semua aktivitas kembali berjalan normal seperti sedia kala.

“Aktivitas kembali normal, karena yang meledak bukan pipa gas tapi kabel telepon,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan jika peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. “Ada percikan api dari bekas galian proyek pemkot dan dari pihak Detos security, enginering melakukan tindakan awal yaitu memadamkan dengan apar. Ternyata setelah di semprot dengan apar api tidak padam kemudian pihak security menghubungi Damkar Depok,” jelas Ferry.

Ia menambahkan 15 menit kemudian datang 1 unit pemadam kebakaran dan kemudian 10 menit berikutnya mobil damkar ke 2 datang membantu.
“Petugas Damkar melakukan penyelidikan apa penyebabnya, dibongkarlah asal api. Ternyata masih keluar gelembung2 dan asap yang tidak berhenti. Setelah dibongkar lebih dalam ternyata kabel jaringan telepon, yang diakibatkan oleh arus lemah,” paparnya.

Pihak Detos pun sebelumnya sudah melaporkan ke pihak PLN. “Saya telepon ke 123 takutnya itu diakibatkan oleh jaringan PLN. Ternyata setelah 20 menit petugas PLN Depok datang, mereka bilang bukan kabel jaringan PLN karena jaringan PLN  dibawah 2 meter dari jaringan kabel telpon,” tuturnya.

Ia berharap kejadian tersebut dapat segera teratasi. “Kami berharap itu cepat selesai ya, itu kan dekat dengan jalan raya juga,” pungkasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here