Dua Situ Keritis

205

bhl3

Cilodong | Jurnal Depok

Walikota Depok, Mohammad Idris menyebut dua situ yang ada di Kota Depok saat ini dalam keadaan keritis. Dua situ tersebut di antaranya Situ Pengarengan dan Situ Peladen.

 

“Untuk Situ Pengarengan kami sudah gelontorkan APBD khusus untuk sekedar pengerukan dan pelebaran inlet. Masalahnya, ketika inlet diperbaiki arus air mengalir lancar, namun tumpahan airnya ini di outlet ternyata tidak lancar, dampaknya Taman Duta tenggelam,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Kamis (29/9).

 

Dari itu, lanjutnya, pihaknya menagih janji dari pengembang tol dalam hal ini BUMN untuk merealisasikan janjinya melakukan sodetan Situ Pengarengan ke Ciliwung dan tidak ke Taman Duta lagi.

 

“Apapun yang dilakukan oleh DKI yang sifatnya bantuan untuk situ, sulit kami realisasi kalau pemerintah pusat belum memberikan hak otoritas pengelolaan kepada kami, itu bisa jadi temuan BPK nanti. Kalau kami mendapatkan otoritas pengelolaan oleh pusat, atau syukur-syukur assetnya dihibahkan ke daerah. Kalau itu belum dilakukan kami tidak berani menerima hibah itu terlebih untuk situ, kecuali untuk infrastruktur,” paparnya.

 

DKI, sambungnya, dalam mengasih hibah tentu ada keinginan dan harapan di antaranya bisa mengurangi banjir di Jakarta.

 

Pernyataan itu diungkapkan Idris usai menabur benih ikan di Situ Cilodong. Idris juga menyampaikan bahwa hingga kini dari puluhan situ yang ada di Depok belum bisa dikategorikan ideal.

 

“Belum ada situ di Depok yang ideal dalam standar kota smart city atau kota cerdas,”ujar Idris didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Depok, Nunu Haryana dan Asisten ekonomi dan pembangunan, Herman Hidayat.
Idris menjelaskan, belum idealnya situ dilihat dari sisi airnya, walaupun kadar limbahnya tidak membahayakan.”Idealnya tidak ada limbah sama sekali,”ungkapnya.
Selanjutnya garis sepadan situ harus 50 meter, dan dari sisi kepariwisataan belum bisa meningkatkan pendapatan asli daerah.

 

“Arahan dari pusat situ ideal dari sisi pariwisata jika bisa meningkatkan PAD,”tuturnya.
Namun disisi lain, lanjut Idris regulasi dan otoritas dari kepemilikan aset itu yang menjadi permasalahan. Kalau sifatnya pemeliharaan Pemkot hanya bersifat tambal sulam, namun dari sisi angggaran akan menjadi sorotan.

 

“Kalau ingin ideal, kita bisa efisienkan anggaran, tapi lebih kepada pemberdayaan yang bersifat profit,”katanya.
Sementara situ yang hampir mendekati ideal dari sisi air, di antaranya Situ Pengasinan, Situ Bojongsari dan Cilodong.

BAGIKAN
Artikulli paraprakAhok Bantu Korban JPO
Artikulli tjetërAda Kabel Terkelupas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here