Lahan TPA Amblas

154

????????????????????????????????????

Cipayung | Jurnal Depok

Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung amblas. Alhasil, peristiwa tersebut telah membuat jalan retak dan rumah pompa pengolahan IPAL miring. Bergesernya lahan TPA disebabkan oleh curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di kawasan TPA.

 

“Ada pergeseran tanah yang disebabkan oleh tingginya sampah yang ada di TPA. Minggu lalu intensitas hujan cukup besar sehingga membuat sampah berat. Sementara kondisi TPA Cipayung sudah over load,” ujar Iyay Gumilar, Kepala UPT TPA Cipayung kepada Jurnal Depok, Selasa (27/9).

 

Alhasil, kata dia, tanah yang berada di bawah tumpukan sampah bergeser. Hal itu telah menyebabkan rumah pompa IPAL miring.   Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, pihaknya terpaksa merobohkan rumah pompa tersebut.

 

“Jika dibiarkan maka akan berpotensi longsor, apalagi kalau hujan terus-terusan. Dampaknya nanti akan tertutup sampah. Kami juga khawatir ini akan sama dengan TPA Lewigajah di Bandung,” paparnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa kondisi TPA saat ini sangat urgen. Dari itu, pihaknya akan melakukan rehab kolam IPAL dalam beberapa minggu ke depan. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pimpinannya terkait perbaikan itu.

 

Dari itu, dirinya berharap agar percepatan pembuangan sampah ke TPA Nambo dapat dilakukan segera.

 

“Kami tetap memaksakan kondisi ini, artinya tidak mungkin TPA ini ditutup sementara, Depok mau buang ke mana lagi. Sampah yang masuk ke TPA Cipayung ini setiap harinya mencapai 750 ton, sementara kondisi lahan hanya seperti ini,” katanya.

 

Dikatakannya, sampah yang dibuang ke TPA Cipayung grafiknya terus meningkat setiap tahunnya. Tahun lalu ia menyebutkan, bahwa sampah yang masuk ke TPA sebanyak 600 ton per hari dan tahun ini telah mencapai 750 ton per hari.

 

“Kenaikannya mencapai kurang lebih 20 persen per tahun. Sementara timbulan sampah per harinya 1.200 ton, sisanya diolah di UPS dan bank sampah,” terangnya.

 

Dengan tidak difungsikannya rumah pompa, maka dalam beberapa hari ke depan pengolahan air limbah dari TPA tidak dapat dilakukan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here