Sarana Umum Diperketat

192

Pancoran Mas | Jurnal Depok
Peristiwa ambruknya Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang terjadi pada Sabtu sore (24/9) menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Depok dalam melakukan pengawasan intensif terhadap sarana dan prasarana umum.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengintruksikan kepada dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala. Hal itu dilakukan untuk mencegah kejadian rubuhnya JPO di Pasar Minggu tidak terjadi di Depok.

“Di Depok ada tiga JPO. Satu JPO baru akan dibangun di dekat Universitas Gunadarma. Dinas terkait harus aktif dan memeriksa rutin sebelum ada korban,” kata Pradi.

Dirinya menambahkan tidak hanya JPO saja yang harus menjadi perhatian, melainkan fasilitas umum lainnya yang bisa saja tanpa diduga bisa menimbulkan korban jiwa.

“Misalnya sarana bermain anak dan lain sebagainya,” kata dia.

Terkait ambruknya JPO Pasar Minggu akibat beban yang berlebih dari JPO, Pradi juga menyoroti banyaknya baliho di sepanjang jalan Margonda.

“Nanti kami minta pihak ketiga yang merupakan perusahaan advertising untuk memperhatikan konstruksinya mengingat intensitas hujan dan angin sedang tinggi,” tuturnya.

Ia juga mengancam akan mencabut izin baliho jika memang tidak sesuai standar. “Kalau berbahaya ya kita hentikan, kita bongkar,”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here