Kakek Terlantar, Dibawa Ke RSUD

857

bhl3

Margonda | Jurnal Depok
Akhirnya Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Depok membawa kakek yang diduga ditelantarkan pihak keluarganya sendiri. Sebelumnya sang kakek sempat hidup luntang lantung di sebuah gubuk reot di kawasan TPU Kecamatan Tapos. Dengan keadaan yang memprihatinkan, sang kakek ketika itu hanya mengenakan celana pendek tanpa baju dan alas kaki.

Kepala Disnakersos Kota Depok Diah Sadiah mengatakan bahwa setelah menerima laporan dari warga, anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), segera datang ke lokasi. Usai dilihat kondisi sang kakek, anggota TKSK langsung membawa ke RSUD Depok.

“Kami berusaha tanggap akan pelaporan warga, usai dilaporkan lalu ke lokasi. Melihat keadaan kakek yang seperti itu, langsung dibawa ke RSUD,”ujarnya kemarin.

Dirinya menambahkan kakek tersebut menurut dokter yang memeriksa ada penyakit paru-paru, darah rendah dan diabetes.

“Untuk diobati dulu sakitnya, kami dahulukan keselamatan dan kesehatan jiwa kakek tersebut,” paparnya.

Dirinya mengungkapkan komunikasi dari kakek tersebut belum jelas. Mengaku namanya Suwandi, lalu berganti lagi menjadi Rudi. Soal asal usul pun masih belum jelas, sebelumnya mengaku dari Taman Mini lalu Surabaya.

“Belum jelas, kemungkinan pikun,” ujarnya.

Ia mengatakan nantinya  akan ada pendampingan kakek tersebut, tapi harus sabar sampai menunggu kesembuhan si kakek.

“Kami dampingi terus kok sampai sembuh,” tutupnya.

Sebelumnya keberadaan seorang kakek yang menumpang hidup di dekat TPU Tapos sempat menjadi viral di media sosial. Banyak netizen yang menaruh iba kepada nasib sang kakek.

Koordinator TPU Tapos, Ujang yang menemukan sang kakek mengatakan ketika ditemui sang kakek tersebut tidak menjawab pasti berasal dari daerah mana. “Bilangnya dari Jawa tapi nggak jelas dari Jawa mana, daerahnya juga nggak jelas. Saat saya tanya lebih detail, jawab begitu aja,” jelasnya.

Dia menambahkan ketika ditemukan, sang kakek memilih tinggal di sekitar TPU Tapos. “Sempat saya kasih makan juga, kasih baju. Warga sekitar juga kasih makan, tapi belakangan ini dia nggak mau makan,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan jika anaknya pernah menggugah foto kakek ke media sosial seperti facebook. “Iya anak saya upload, makanya jadi ramai, banyak yang kesini,”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here