Dipertemukan Setelah 18 Tahun

648

Laporan: Rahmat Tarmuji

Setelah 18 tahun berpisah, alumni MTs Negeri 1 Bogor akhirnya bertemu kembali dalam acara Reuni Angkatan 1998 di halaman sekolah MTs Negeri 1 Bogor, Lebak Wangi, Parung.

Banyak cerita unik dan menarik yang disampaikan dalam kesempatan itu. Masing-masing alumni memiliki kenangan tersendiri di MTs Negeri yang konon katanya sebagai MTs Negeri pertama di Kabupaten Bogor.

Ketua penyelenggara Reuni Angkatan 1998 MTs Negeri 1 Bogor, Damuri Sulaiman mengungkapkan, meskipun acara tersebut terbilang mendadak namun dirinya bersyukur acara itu dapat terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah, meskipun persiapan hanya kurang lebih dua bulan namun acara dapat terlaksana. Kami salut dengan kinerja panitia dan seluruh teman-teman alumni yang telah hadir dalam acara ini,” ujar Damuri kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, esensi dari acara tersebut tak lain untuk merajut kembali tali silaturahmi yang sempat terputus selama 18 tahun. Dikatakannya, bahwa acara itu terselenggara atas kerjasama panitia, alumni dan pihak sekolah.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan fasilitas berupa tempat untuk melakukan kegiatan ini. Mudah-mudahan, acara ini tidak terhenti sampai di sini dan akan terus berkelanjutan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, panitia juga menyerahkan donasi untuk pembangunan masjid yang tengah dilakukan oleh pihak sekolah. Donasi tersebut kemudian diserahkan langsung oleh pihak sekolah.

Kepala MTs Negeri 1 Bogor, Hj Ety Munyati mengaku bangga dengan para alumni yang hingga saat ini masih kompak. Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi para alumni yang hadir untuk kembali menjalin silaturahmi.

“Saat ini alumni MTs Negeri 1 Bogor telah mencapai lebih dari 20 ribu siswa. Alhamdulillah, banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh para siswa maupun alumni yang pernah belajar di sini,” ungkap Ety.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa MTs Negeri 1 Bogor saat ini terus bebenah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Beberapa fasilitas penunjang kini telah dibangun seperti perpustakaan dan laboratorium.

“Kami mohon doa nya agar MTs ini tetap maju dan terus berkembang. Ke depan, kami akan terus melakukan pembenahan-pembenahan agar sekolah ini memiliki prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang perwakilan guru MTs Negeri 1 Bogor, Lukmanul Hakim. Ia mengatakan, bahwa MTs Negeri 1 Bogor saat ini telah banyak mengalami kemajuan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Karena memang Tsanawiyah ini harus maju, berkembang dan terdepan. Itu telah dibuktikan, di mana pada tahun lalu dari 353 siswa yang mengikuti ujian nasional, nilainya lebih bagus dari SMP, dan 200 siswa di antaranya melanjutkan ke SMA/SMK Negeri,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Lukman menyampaikan terimakasih kepada para siswa khususnya angkatan 1998 yang telah  mendonasikan rizkinya untuk pembangunan masjid yang saat ini tengah dibangun pihak sekolah.

“Memang, pembangunan masjid ini membutuhkan anggaran yang cukup besar. Rencananya akan kami bangun tiga lantai, nantinya ada perpustakaan online di sana,” tukasnya.

Salah seorang alumni, Ismail Marzuki mengaku senang dengan digelarnya acara tersebut. Pria yang akrab disapa Mamen itu mengaku bangga atas kekompakan panitia dan para alumni yang hadir dalam acara tersebut.

“Terimakasih, akhirnya selama 18 tahun kami dipertemukan lagi dalam acara ini. Ini merupakan langkah awal bagi kami untuk terus menjalin silaturahmi dengan teman-teman,” pungkasnya. reuni-mts-negeri-depok

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here