Jembatan Balongsari Ambrol

218

foto-a-beritanya-yg-bhl

Cipayung | Jurnal Depok
Jembatan Balongsari yang berada di RT 06 RW 04 Kelurahan Ratu Jaya Kecamatan Cipayung kembali amblas. Hujan deras yang terjadi pada Minggu malam (18/9) diduga menyebabkan jembatan terkikis air sehingga membuat jebol dan mengakibatkan lubang di jembatan menjadi lebih besar.

Berdasarkan pantauan, lubang cukup besar menganga di sisi kiri jembatan. Pondasi jembatan pun terlihat tidak jelas. Aspal, semen dan bata merah tampak pada material jembatan. Di bawah jembatan terdapat sungai kecil yang mengalir dari wilayah Citayam menuju ke Pancoran Mas.

Kondisi jembatan yang rusak itu pun membuat cemas para pejalan kaki. Bahkan untuk sementara waktu, akses jalan menuju Rawa Geni yang melintasi jembatan tersebut dialihkan. Pengendara motor dan mobil terpaksa memutar haluan. Namun keadaan jembatan yang jebol itu seolah tidak membuat siswa merasa takut meskipun ada juga yang merasa was-was. “Aduh Pak Jokowi kemana nih, jembatan rusak,” ucap salah satu siswa.

Sementara itu Ahmad siswa Mts Al Hidayah mengatakan sudah lama jembatan itu amblas. Dirinya pun tidak punya pilihan alternatif jalan menuju sekolahnya. “Ya mau gimana lagi, saya dan teman-teman jalannya pelan-pelan aja karena kan disitu juga licin. Rusaknya udah lama, sekarang makin rusak,” tuturnya.

Dirinya tidak merasa takut ketika melewati jembatan tersebut meski keadaannya memprihatinkan. “Nggak takut karena sama teman-teman, yang penting jalannya pelan-pelan,” tutup Ahmad.

Risky, salah satu warga mengatakan jembatan tersebut sebelumnya pernah amblas. “Iya belum lama diperbaiki tapi ambrol lagi. Kemarin memang hujan terus jadi kena air dan ambrol,” ujarnya.

Ia mengatakan meski keadaan jembatan yang sudah rusak dan tak bisa dilewati masih saja ada pengendara yang nekat melewatinya. “Iya masih ada motor yang nekat lewat, biasanya di sisi jembatan. Itu kan ada jalan kecil, lewat situ. Ada juga beberapa kali kejadian pengendara yang jatuh karena licin,” ungkap Risky.

Dirinya menambahkan sebelum terdapat lubang di sekitar jembatan, mobil truk pengangkut pasir dan bahan material juga kerap melintas. “Karena disitu dekat dengan toko bangunan, jadi truk-truk juga suka lewat,” paparnya.

Sementara itu Camat Cipayung Asep Rahmat mengatakan jembatan tersebut pernah amblas dua bulan lalu. “Kalau dilihat perbaikan yang lalu kontruksinya kurang kokoh sehingga kembali amblas,” terangnya kepada Jurnal Depok kemarin.

Pihaknya pun sudah meminta agar dinas Bimasda segera memperbaiki jembatan tersebut. “Harus diperbaiki secara permanen karena mungkin faktor usia jembatan juga. Info dari Bimasda karena boxnya yang sudah rapuh. Mudah-mudahan di minggu ini lelangnya bisa berjalan lancar dan segera bisa diperbaiki,”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here