Hewan Kurban Diklaim Aman

310

Cimanggis | JurnalDepok
Pasca pelaksanaan pemotongan hewan kurban saat IdulAdha lalu, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Distankan) mengatakan secara keseluruhan pelaksanaan evaluasi pemotongan hewan berjalan lancar. Meski demikian, pihaknya mencatat
ada beberapa titik pemotongan yang tidak memenuhi syarat.

“Berdasarkan pemeriksaan di lapak, wepemeriksaanan temortem di titik pemotongan, bebera paada yang tidak memenuhi syarat teknis dan syarat agama.Jadi kami sarankan untuk di tukar dengan yang memenuhi syarat,” ujar Kepala Bidang Peternakan Distankan Kota Depok Dede Zuraida kepada Jurnal Depok kemarin.

Ia mengungkapkan secara keseluruhan hasil pemeriksaan antemortem dan post mortem tidak ditemukan penyakit menular strategis.  Dirinya menjelaskan pemeriksaan antemortem adalah pemeriksaan kesehatan hewan sebelum hewan dipotong yang bertujuan untuk menentukan apakah hewan potong benar-benar sehat.Sedangkan post mortem adalah pemeriksaan yang dilakukan   segera setelah hewan dipotong.Tujuannya untuk mengenali kelainan atau abnormalitas   pada daging, isi dada dan isi perut – menjamin bahwa proses pemotongan  dilaksanakan dengan baik – meneguhkan hasil pemeriksaanan temortem.

“Insya Allah masyarakatDepok yang mengkonsumsi hewan kurban memenuhi syarat ASUH yakni aman sehat utuh dan halal,” ungkapnya.

Dirinya memaparkan syarat hewan yang layakdikurban. “Ada syarat teknis yaitu
memenuhi syarat kesehatan hewan dan kesmavet ,sarana dan prasarana, serta cemaran lingkungan. Sedangkan syarat agama adalah syarat hewan qurban misalnya harus cukup umur, kambing domba diatas 1 tahun, sapi kerbau umur diatas 2 tahun, unta di atas 5 tahun, tidak cacat, buta, tanduk rusak, kaki pincang, sehat,tidak kurus,” paparDede.

Sementara itu Kepala Distankan Kota Depok Nunu Heriyana mengatakan secara umum pelaksanaan hewan kurban di Depok berjalan lancar.”Memang ada satu kambing yang sakit mulut di daerah Cilodong, tapi itu sudah ditukar kembali dengan hewan yang layak dipotong.Secara umum Alhamdulillah hewan kurban di Depok aman dan layak dipotong,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksanaan Fasilitasi Hari Keagamaan Kota Depok Herman Hidayat mencatat ada 15.430 hewan kurban yang disembelih warga Depok.Jumlah hewan kurban tersebut antara lain terdiri atas sapi dan kurban sebanyak 4.590 ekor serta domba dan kambing sebanyak 10.840 ekor. Jika di rupiahkan nilai kurban di Depok mencapai Rp 152 miliar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here