Sumiati Optimis Tinju Raih Target

206

Untitled-12

Bogor | Jurnal Bogor

 

Persiapan terus dilakukan Tim Tinju Jawa Barat menjelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON), pertengahan September mendatang. Sejauh ini, 17 petinju sudah disiapkan, dan 10 atlet di antaranya sedang melakukan training camp di Korea Selatan.

Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Barat, Eneng Sumiati mengatakan, pihaknya optimis bisa mewujudkan target lima medali emas, sekaligus menjadi juara umum pada event empat tahunan tersebut.

Eneng Sumiati menambahkan, potensi Jawa Barat untuk mewujudkan mimpi menjadi juara umum sangat terbuka. Ini tak lepas dari kekuatan para petinjunya yang telah meraih banyak prestasi di setiap event.

“Minimal kami bisa merebut lima medali emas. Siapa petinjunya, tak bisa saya katakan. Tinju adalah olahraga tak terukur, jadi dari 17 atlet sama-sama mempunyai peluang. Untuk saat ini, program latihan terus digenjot, dan diselingi dengan uji coba. Mohon doa dari warga Jawa Barat agar target kami tercapai,” ucap Eneng Sumiati, Minggu (4/9).

Sebagai langkah pemanasan, tim PON Jawa Barat yang dikomandoi Eneng Sumiati, dan manajer Iryanto sudah melakukan berbagai program. Salah satunya mengikuti event-event seperti Sarung Tinju Emas, Gubernur Cup Maluku, Manado, dan melakukan training camp ke Korea Selatan. Bahkan, Alberto Alfons dkk. pernah terbang ke Belanda untuk mengukuti kejuaraan Eindhoven, 13 hingga 17 Mei lalu.

Tim Tinju Jawa Barat sendiri didominasi atlet Kabupaten Bogor seperti Alberto Alfons  (49kg),  Gresty Alfons  (46kg),  Grensen Panser Patinama (64kg), Kusdiyono (69kg), Renfri Beruat Marin (91 kg),  Marvin Batuwael (75 kg), dan Maria Ohoiulun (54kg/putri). “Mereka mempunyai potensi untuk meraih medali emas PON,” sambungnya.

Salah seorang atlet andalan Jawa Barat, Alberto Alfons mengatakan, program latihan yang diberikan tim pelatih langsung diaplikasikan dengan menggelar uji coba.

“Latihan di sini (Korea.red) sangat keras, dan kita harus benar-benar fokus. Uji coba baru saja dilangsungkan melawan Tim Utama Korea Selatan. Semoga program ini berdampak positif, dan kami bisa mewujudkan target juara umum di PON,” ucap Alberto Alfons.

Sementara itu, Manajer Tim Tinju Jawa Barat, Iryanto mengatakan, pada minggu ketiga Juli hingga September ini, dirinya intensif melakukan konsolidasi ke Bandung sambil memantau program latihan para petinju yang tak berangkat ke Korea.

“Konsolidasi internal dilakukan untuk mempertajam strategi, memonitor kualitas latihan, dan menanamkan motivasi. Hal yang terpenting lainnya adalah membangun sistem kekeluargaan,” kata Iryanto.

Strategi tak luput dari perhatian Iryanto. Dia pun telah menugaskan kepada tim pelatih untuk mencari tahu calon lawan yang akan dihadapi Alberto Alfons dkk. “KONI Jawa Barat sudah memberikan target minimal lima medali emas. Untuk itu, kami harus bergerak cepat karena pelaksanaan PON tinggal menghitung hari. InsyaAllah dengan kualitas atlet, target itu bisa terealisasi. Mohon doa restu dari masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor,”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here