Jembatan Panus Belum Direspon Pemerintah Pusat

177

Margonda | JurnalDepok
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok akan segera merehab jembatan panus yang kondisinya kini kian memprihatinkan. Jembatan panus yang berada di sekitar kawasan Sungai Ciliwung, Kecamatan Sukmajaya tersebut merupakan salah satu bangunan yang memilik inilai historis.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Bimasda Kota Depok,Hardiman mengungkapkan pengajuan rehab jembatan panus sudah dilakukan pihaknya sejak awal tahun.

“Karena jembatan panus itu wewenang pemerintah pusat maka yang berhak melakukan rehab dari pihak tersebut. Kalau dilihat dari kondisi nya saat ini memang perlu direhab, apalagi selama bertahun-tahun jembatan itu belum diperbaiki,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Meski sudah membuat pengajuan kepemerintah pusat terhadap rehab jembatan panus, lanjutnya, hingga saat ini belum ada jawaban pasti dari pemerintah terkait kapan waktu rehab mulai dilakukan.

“Kami masih menunggujawaban.Jika memang belum ada tanggapan, berkirim surat terus dilakukan,” tambahHardiman.

Dirinya menilai kondisi jembatan panus masih layak untuk dilewati.”Sebenarnya masih layak namun jika dibiarkanya membahayakan juga.Mengingat jembatan panus sering kali dijadikan alternatif jalan bagi masyarakat.Truk-truk juga suka lewat,” tuturnya.

Hardiman mengaku sudah ada laporan dari masyarakat agar pemerintah segera memperbaiki jembatan panus.”Sudah ada yang laporan, kami juga sudah mengecek langsung keadaan disana.Kalau rehab tidak dirombak secara total beda halnya jika pembangunan jembatan. Untuk kasus panus, akan dilakukan rehab,” jelasnya.

Dia menjelaskan nantinya selama rehab akan diperhatikan pula pengguna jalan. Ini dikarenakan jembatan tersebut kerap dijadikan alternative jalan baik menuju Jalan ToleIskandar atau arah sebaliknya menuju Jalan Siliwangi. “Tentu jika proses rehab dimulai ada peralihan arus lalu lintas,  rekayasa lain dilakukan kerjasama dengan Dishub dan Polres Depok,” tutupnya.

Sebelumnya sejumlah aktivis lingkungan dan sejarahwan JJ Rizal sempat melakukan aksi di sepanjang Jembatan Panus.Aksi dilakukan sebagai bentuk keprihatinan mereka terhadap kondisi jembatan panus yang mulai rusak karena terkikis air.

Seperti diketahui jembatan panus merupakan jembatan penghubung wilayah Bogor dan Batavia masakolonial.Jembatan yang memiliki lebar lima meter dan panjang 100 meter ini, pernah mempunyai peran sebagai jalur perlintasan, hingga peran jembatan tersebut tergantikan.

Salah satu warga, Ferry (30) yang sering melewati jembatan panus berharap kepada pemerintah Kota Depok segera melakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut.

“Itu haru segera diperbaiki ya, nggak bisa ditunda.Banyak warga yang lewat sini.Jangan menunggu sampai makan korban dulu baru cepat-cepat diperbaiki.Apalagi sekarang sudah masuk musim penghujan.Jembatan lamalama bisa terkikis karena tergerus air terus menerus, “

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here