Wakasek Cabuli Siswanya

190

Margonda | Jurnal Depok
Seorang tenaga pendidik, AN (35) tega bertindak cabul kepada siswanya. AN yang merupakan wakil kepala sekolah (Wakasek) swasta di Bojong Gede. Ia diduga telah mencabuli salah satu siswi. Pelaku nekat melakukan perbuatan beji itu dengan mengimingi imbalan uang jajan pada korban.

Terungkapnya kasus ini setelah korbannya melaporkan perbuatan AN ke orangtua. Kemudian kasus ini dilaporkan ke polisi. Pelaku melakukan perbuatan bejat itu di rumahnya. Diduga korban tidak hanya satu tapi belum banyak saja yang berani melapor.

“Masih kami dalami. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku juga sering ngasih uang pada korban. Sampai saat ini yang bersangkutan mengaku aksinya dilakukan dirumah namun tidak menutup kemungkinan juga dia melakukannya di sekolah,” kata Kapolsek Bojong Gede Kompol Ketut Asdita.

Dari hasil pengembangan diketahui ada empat siswi yang menjadi korban AN. Bahkan perbuatan bejat itu sempat ada yang dilakukan di dalam sekolah.

“Jumlah korbannya yang berhasil kami lacak kini berjumlah empat orang siswi. Para korban sudah kami visum,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho.

Selain modus uang jajan, pelaku juga mengimingi dengan modus pemberian beasiswa. Sehingga para korban tergiur dan mau menuruti permintaan pelaku. Korbannya rata-rata siswi kurang mampu yang tergiur dengan rayuan pelaku. “Korbannya juga ada yang dikasih uang. Tidak semua dilakukan pelaku di sekolah ada juga yanhg dirumahnya. Pelaku ini sudah lama cerai dengan istrinya,” jelasnya.

Setelah menerima laporan ini polisi yang mengedepankan Tim Srikandi langsung meringkus pelaku. Tidak ada perlawanan saat pelaku ditangkap. “Pelaku diringkus di tempat persembunyiannya di kawasan Bojong Gede,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, AN dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Selain itu AN juga terancam dipecat dari tempatnya bekerja sebagai wakil kepala sekolah SMA swasta di kawasan Bojong Gede.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here