Nagih Hutang, Nur Dibunuh

276

nagih hutangMargonda | Jurnal Depok
Polisi akhirnya berhasil membekuk Junaedi, pelaku pembunuhan mayat perempuan bernama Nur Asih, yang ditemukan nyangkut di bebatuan Kali Ciliwung bulan Juli lalu. Pelaku nekat menghabisi nyawa asisten rumah tangga tersebut lantaran sakit hati ditagih hutang usai berhubungan intim.

Kapolres Depok Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan tersangka ditangkap di rumahnya Minggu kemarin, di Banjarnegara, Jawa Tengah. Pelaku sebelumnya buron selama tiga pekan. Motif pelaku hingga kini sakit hati terus ditagih hutang oleh Nur Asih.

“Hutangnya Rp1,6 juta, tapi korban memintanya Rp3 juta. Tersangka tidak terima, dan tidak terima,” ungkap Kapolres.

Harry memaparkan jika korban dibunuh dengan cara dicekik di gudang tempat mereka berhubungan badan. Setelah dicekik dan dipukul sampai tidak sadarkan diri, tersangka menyeret korban ke Kali Ciliwung seorang diri. “Korban dalam keadaan masih hidup. Barang berharganya diambil semuanya,” paparnya.

Ia menuturkan korban telah satu tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga di kawasan Cibubur. Selama menjadi asisten rumah tangga di Cibubur, korban telah menjalin hubungan dengan Junaidi. Bahkan mereka sempat beberapa kali berhubungan suami istri.

Berdasarkan keterangan saksi korban beberapa kali pindah kerja di kawasan Cibubur. Polisi melacak tersangka setelah salah seorang saksi yang sering melihat korban sering jalan dengan Junaedi. “Korban hamil. Tapi tersangka tidak mengakui tindakannya,” tambahnya.

Pelaku, lanjut Kapolres secara selintas di pikirannya untuk menghabisi nyawa pacarnya. Ia mengaku telah menjalin hubungan dengan Nur Asih selama tujuh bulan. Jenaedi kesal lantaran ditagih hutang yang dianggapnya lebih besar dari yang duit pinjamanny

“Sebenarnya saya tidak ada niat. Saya spontan karena ngeyel terus minta uang ,” katanya.

Atas perbuatannya tersebut pelaku terkena pasal berlapis 365 junto 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here