Bentrok Pecah Di Margonda

176

Margonda | Jurnal Depok
Keributan terjadi antara pengemudi ojek online (grabike) dengan sekelompok pemuda di depan pusat perbelanjaan Depok Town Square, Sabtu sore (20/8). Peristiwa tersebut bermula ketika sekelompok pemuda yang tak suka para pengemudi ojek online nongkrong di depan Detos. Mereka lantas mengusir pengemudi ojek online tersebut dengan cara kekerasan.

“Mereka ngusirnya kasar, nabrakin gitu ke arah kami ( pengemudi ojek online). Memang nya kami binatang. Harusnya kalau tidak suka kan bisa bilang baik-baik dan caranya ya nggak seperti itu,” ungkap Susanto pengemudi ojek online kepada Jurnal Depok kemarin.

Tak berhenti disitu saja, diakui Susanto mereka tak hanya mengusir dengan caa menabrakkan ke arah pengemudi ojek online, melainkan juga melontarkan kata-kata kasar.

“Ada teman saya yang nggak terima, dia berani terus ngelawan, ternyata mereka nggak tangan kosong, temen saya luka di bagian pipi kena goresan pisau,” akunya.

Ia memaparkan peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (20/8). Ketika mendengar ada pengemudi ojek online itu terluka, sontak semua driver ojek online mengejar pelaku.

“Kami nggak ngerti datang dari arah mana, tiba-tiba mereka bermunculan, jumlahnya banyak. Cuma kan karna kejadian ini udah kesebar, semua grabike cabang Pasar Minggu sampai Bogor datang ke Depok, massanya sampai 2000 orang,” paparnya.

Dirinya menuturkan pihak kepolisian dan tim Jaguar datang ke lokasi setelah menerima laporan dari polisi lalu lintas yang bertugas di sekitar depan Detos.

“Waktu kejadian cuma ada dua polisi, satpam mall aja nggak berani. Ketika ada laporan, Tim Jaguar datang, langsung dikejar,” tutur warga Radar Auri Cimanggis tersebut.

Dia mengatakan setelah ada peristiwa tersebut, management Grabike langsung menghimbau armadanya agar tidak mengangkut penumpang untuk sementara waktu.

“Sebenarnya nggak boleh narik penumpang dulu, kami disuruh pulang. Nggak usah diladenin sih, tapi mau bagaimana lagi temen kami ada yang luka dan sekarang masuk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga. Kalau nggak dikejar, nanti mereka semakin sombong dan merasa paling kuat,” katanya.

Sementara itu berdasarkan pantauan  polisi mulai berjaga-jaga di sekitar depan Detos maupun Margo City. Sekumpulan driver ojek online tampak berkumpul. Namun,beberapa dari mereka ada yang tetap menarik penumpang.

“Saya sih nggak takut ya, tetap narik aja. Karena kasian juga penumpang udah order,” pungkas Susanto.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here