SDIT Al-Haraki Juara Nasional

254

Margonda | Jurnal Depok
Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Haraki berhasil mendapatkan Juara Pertama Lomba Sekolah Sehat Tahun 2016 Tingkat Nasional kategori the best performance tingkat SD/MI. Penghargaan tersebut diberikan atas kerjasama antara Kementerian Agama RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kementerian Kesehatan RI serta Kementerian Dalam Negeri RI.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang dalam hal ini mewakili SDIT Al-Haraki menerima piagam mengaku bangga dengan penganugrahan yang berhasil diperoleh SDIT Al Haraki. Hal ini dikarenakan sekolah tersebut mampu mengajak seluruh siswa menerapkan hidup bersih dan sehat di sekolah.

“Luar biasa ini menjadi kebanggaan dan menjadi inspirasi untuk sekolah dan dunia kesehatan, bahwa kesehatan itu dimulai dari diri kita,” paparnya.

Dirinya menambahkan dengan komitmen yang kuat, maka Depok dapat membuktikan keberhasilan dunia pendidikan di tingkat nasional. Tentunya berkat kerjasama antar elemen baik pemerintah maupun pihak sekolah.

“Mudah-mudahan tidak hanya SDIT Al Haraki saja, semua sekolah juga bisa menjadi inspirasi. Semua ini berkat dukungan komitmen pemerintah daerah dan seluruh komponen,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan SDIT Al Haraki, Susi P. Krisnawan mengatakan pihaknya memiliki keunggulan menerapkan pola Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di sekolah, mulai dari kelas 1. Selain juga, didukung dengan prasarana sekolah yang menginspirasi anak-anak untuk sehat.

“Anak-anak dibuatkan UKS yang mumpuni agar bisa melakukan dokter kecil (dokcik). Sarana keagamaan kami pun lengkap. Lulusan SDIT harus hafids 3 juz Al Quran,”paparnya.

Dirinya berharap ke depan SDIT Al Haraki dapat menjadi sekolah islam yang menginspirasi baik di Depok dan Indonesia.”Kami ingin menjadi inspirasi sekolah di Kota Depok dan Indonesia. Terutama kami adalah sekolah muslim, muslim adalah sehat, muslim adalah muslim yang cerdas,” ucapnya.

Atas prestasinya tersebut, SDIT Al-Haraki memperoleh uang tunai sejumlah Rp 35 juta dan pembinaan. Untuk juara dua yang diraih oleh SDN paliwara 1 Kalimantan Selatan dan mendapatkan uang Rp 25 juta. Sedangkan juara tiga didapat oleh SD katolik Renya Rosari, sdn paliwara 1 kalsel mendapatkan uang Rp 20juta.

Lomba sekolah sehat sendiri dibagi menjadi dua kategori yaitu the best performance dan achivement. Masing-masing kategori diikuti oleh tingkat SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here