Keranda Terbang ke Kebun Singkong

230

Sawangan | Jurnal Depok

Selama tiga pekan terakhir warga RT 001/04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Depok diresahkan dengan isu gaib keranda terbang. Sejumlah warga yang diperlihatkan penampakan keranda terbang merasa takut, lari terbirit – birit, bahkan sakit.

“Waktu itu sudah ada warga kita lihat pulang ngaji jam 23.00 menangis karena melihat keranda terbang sampai sakit. Bu Ika itu pegawai toko sembako,” kata Ketua RT Edi Supini, Senin (15/8).

Dikatakannya, keranda terbang sudah tiga kali terlihat di lingkungan tersebut. Pekan pertama dan kedua setiap malam Sabtu, sedangkan pekan terakhir pada Minggu (14/8) malam.

“Pertama tukang sayur, lalu ada warga lainnya kemudian saya. Kemudian kami lagi ada rapat anggota 17 Agustusan, ada sekitar 30 orang lebih rapat, anak datang pulang nangis katanya lihat keranda terbang,” tutur Edi.

Keranda tersebut seringkali terlihat berjalan untuk menuju kebun singkong milik warga. Lingkungan tersebut juga jauh dari makam.

“Penampakan sering ke arah kebun singkong. Ada juga warga yang lihat berbarengan saat Pak Kamal pasang bohlam jam 23.00 WIB,” tutur Edi.

Sebelumnya, Warga di lingkungan RT 01/04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, beberapa hari ini dihebohkan dengan kesaksian beberapa orang warga yang melihat keranda terbang di wilayah tersebut.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga di wilayah itu menyimpan rasa takut dan khawatir pada saat malam tiba. Bahkan, banyak dari mereka takut untuk keluar rumah hingga larut malam.

Salah satu pengakuan datang dari Ibu Wanda, istri dari Ketua RT 01/04 Kelurahan Sawangan Baru, Edi Supini mengungkapkan, bahwa anaknya secara jelas melihat keranda terbang beberapa hari lalu.

“Saat itu anak saya pulang main marawis, kemudian dia antar temannya dulu. Saat di jalan, dekat rumah ia melihat keranda yang sedang berjalan (digotong,red) kesorot oleh lampu motornya. Anak saya langsung kabur dan sampai di rumah ia nangis-nangis,” ujarnya kepada Jurnal Depok, kemarin.

Untuk memastikan itu, lanjutnya, suaminya beserta beberapa orang warga kemudian mencari keranda tersebut. Alhasil, suaminya itu juga melihat keranda yang setengah terbang tersebut.

“Bapak (suami,red) sempet melihat juga namun sepotong karena keranda itu berbelok ke jalan lain, jadi yang terlihat sepotong dengan posisi nampak berjalan dan seperti lagi digotong,” ungkapnya.keranda terbang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here