Kasus ‘Bikini’ 5 jadi Tersangka

202

Margonda | Jurnal Depok
BPOM Bandung telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus cemilan bihun kekinian (bikini). Selain TW, ada sejumlah orang yang membantunya yang juga ditetapkan sebagai tersangka. Pabrik Bikini sendiri berada di sebuah rumah mewah di Kecamatan Sawangan.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pada prinsipnya pihaknya hanya mendukung langkah yang dilakukan BPOM Bandung. Menurutnya karena dari awal, kasus ini sudah ditangani BPOM Bandung. Serta semua barang bukti pun sudah diambil oleh BPOM Bandung.

“Kami hanya back up. Kalau diperlukan kami membantu untuk kelancaran prosesnya,” ujarnya, Selasa (9/8).

Dia menambahkan terkait soal penahanan, pihaknya mengatakan, kewenangan tersebut ada pada BPOM. Saat ini kasusnya sudah dtangani oleh PPNS. “Soal pornografinya harus didalami oleh ahli,” tambah Teguh,

Ia menjelaskan dalam kasus ini semua pihak harus mengambil hikmahnya. Artinya, dalam berwirausaha memang diperlukan kreatifitas namun tetap sesuai aturan.

“Kalau mau berinovasi semua sah-sah saja. Ini menjadi pelajaran kalau mau ada yang memproduksi makanan maka aturannya bagaimana membuat merk dan gambar harus dipahami,” tutupnya.

Bihun kekinian atau bikini merupakan olahan cemilan berbahan dasar bihun. Bikini sebelumnya tidak dijual di supermarket atau pasar melainkan dijual melalui media sosial seperti instagram. Namun sejak kasus ini mencuat, instagram tersebut tidak bisa diakses.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here