FK LPM Minta Anggaran

275

Pancoran Mas | Jurnal Depok
Forum Komunikasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kota Depok meminta agar Pemkot Depok menganggarkan biaya pemilihan LPM di setiap kelurahan. Hal tersebut dikarenakan saat ini untuk mendaftar sebagai calon Ketua LPM di beberapa wilayah dikenakan biaya cukup besar.

LPM sendiri merupakan jabatan sosial kemasyarakatan yang memang memiliki gengsi yang cukup tinggi sehingga cukup di minati para tokoh masyarakat.

Ketua LPM Kota Depok, Dayat mengatakan adanya fenomena tersebut dikhawatirkan ketika menjabat sebagai Ketua LPM, nantinya mereka akan mencari uang yang telah dikeluarkan saat pencalonan.

“Jadi LPM itu tidak mudah dan tujuan utamanya memajukan lingkungan, baik di sektor infrastruktur maupun kemasyakatan,” kata Dayat.

Dia mengungkapkan dengan adanya biaya pendaftaran, bukan tidak mungkin orang yang memiliki kemampuan dan berniat memajukan pembangunan di lingkungannya jadi enggan mencalonkan diri.

“Hal ini karena terkendala biaya untuk pendaftaran. Misalnya, biaya pendaftaran dikenakan Rp2,5 juta, begitu jadi LPM, gajinya kan tidak seberapa dan cair tidak setiap bulan,” ungkapnya.

Meski demikian diakuinya dirinya masih ada saja yang berniat menjadi LPM, sehingga ia mensinyalir orang-orang tersebut memiliki kepentingan pribadi. Bahkan, lanjutnya, tidak hanya mengeluarkan uang untuk biaya pendaftaran saja, tetapi untuk mencari suara.

“Ada saja yang seperti itu, ada beberapa contoh yang memang untuk kepentingan atau urusan pribadi mereka,” tuturnya.

Untuk itu, Dayat meminta agar Pemkot Depok, dapat menganggarkan biaya pemilihan LPM di tingkat Kelurahan, sehingga ketika ada orang yang memiliki kemampuan dan niat untuk memajukan kelurahannya tetapi terkendala biaya, bisa ikut bursa pemilihan.

“Tidak hanya LPM, jika memungkinkan pemilihan RT dan RW pun dana nya dapat ditanggung pemerintah,” pungkasnya.dayat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here