Walikota Plototi Kinerja PNS

181

Sawangan | Jurnal Depok

Jelang mutasi, rotasi dan promosi jabatan yang rencananya akan dilangsungkan setelah 17 Agustus mendatang, Walikota Depok, Mohammad Idris terus melakukan pengawasan terhadap kinerja dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Saat ini masih dalam proses melihat dan memantau kinerja mereka (PNS,red). Kami juga melihat ada PP yang baru yakni PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang masalah kelembagaan, jadi SOTK,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Rabu (3/8).

Ia menjelaskan, SOTK nantinya terkait dinas-dinas yang akan dimarger atau dipecah sesuai arahan dari pemerintah pusat. Namun begitu, Idris belum mengetahui berapa dinas yang bakal dimarger.

“Itu nanti, kami akan lihat urusannya. Jadi urusan pemerintahan yang diajukan oleh pusat akan diverifikasi dan validasi dari sisi nilai dan skor nya. Karena di setiap daerah itu skor nya berbeda, ada daerah yang pariwisata skornya bisa tinggi mungkin kalau di Depok masih C skor nya,” paparnya.

Dengan begitu, lanjutnya, nantinya bakal ada penambahan atau pengurangan dinas. Dikatakannya, jika Depok diprediksi akan biasa-biasa saja dalam artian tidak ada penambahan atau pengurangan dinas. Hal itu didasari atas efisiensi.

“Kemungkinan akan ada yang digabung, di dalam PP juga disebutkan secara tekstual seperti itu ada yang berbentuk badan kemungkinan bisa jadi dinas. Ada beberapa kriteria yang nantinya bisa menjadi badan, kalau skor nya kecil itu dimarger ke dinas yang lain, dinas yang besar bisa dipisah sesuai kemampuan anggaran dan SDM,” terangnya.

Salah satu contoh, kata dia, bila di daerah lain masalah anggaran dipisah. Dari itu, Idris akan terus memantau kemampuan SDM dan kemampuan anggaran.

“Bisa jadi ada kepala dinas yang menjabat dinas yang baru. Saat ini masih dalam proses (nama,red), kami terus melihat kelayakan, kopetensi semuanya dalam asesmen,” jelasnya.

Dirinya berharap, penyusunan ‘kabinet’ tersebut dapat disesuaikan dengan pengajuan KUAPPAS dikarenakan saat ini masih disibukan dengan ABT serta menyiapkan APBD 2017.

“Hal-hal ini menurut kami lebih krusial untuk diselesaikan, karena kami ingin APBD 2017 itu bisa selesai dua bulan sebelum akhir tahun, sehingga nantinya bisa dimulai pelelangan kegiatan-kegiatan yang besar ,” ungkapnya.

Sebelumnya, Idris telah memastikan bahwa pelaksanaan mutasi, rotasi dan promosi jabatan akan dilakukan setelah tanggal 17 Agustus 2016. Dirinya juga telah membentuk tim untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon kepala dinas yang nantinya akan dipilih. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here