Puluhan PNS Ikut Pandawa

255

Limo | Jurnal Depok

Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di sejumlah kantor kelurahan dan kecamatan serta sejumlah praktisi pendidikan berstatus PNS di wilayah Kecamatan Limo, diketahui telah menginvestasikan modal di KSP Pandawa Mandiri Group.

Ketertarikan para abdi negara dan pahlawan tanpa tanda jasa terhadap bisnis investasi yang telah dinyatakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok itu dikarenakan besarnya bunga penyertaan modal yang diterima yakni sebesar 10 persen per bulan.

Saat dikonfirmasi terkait keterlibatannya dalam bisnis itu, NT salah satu pegawai Kantor Kecamatan Limo yang ditengarai menjabat sebagai Leader di KSP Pandawa Group enggan berkomentar banyak hanya saja dia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah merugikan orang lain.

“Jika sudah ada waktu, saya siap memberikan penjelasan tapi sekarang saya lagi sibuk tapi yang jelas saya tidak pernah merugikan orang lain,” ujar NT kepada wartawan, kemarin.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan TK-SD Kecamatan Limo, Rusli Ishak mengaku telah mendengar kabar angin terkait sejumlah Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri yang menginvestasikan uangnya di Pandawa, namun dia mengatakan belum menelisik persoalan itu lantaran belum ada laporan dan keluhan dari para sekolah tersebut.

“Sampai sekarang masih baik-baik saja dan tidak ada yang dirugikan, saya juga belum menerima laporan dan keluhan dan kepala sekolah itu, tapi nanti tetap akan kami pantau dan akan kami telusuri kebenaran kabar itu,” terang Rusli.

Sebelumnya, bahwa di lingkup UPTP Limo sedikitnya empat kepala SD Negeri diketahui telah menginvestasikan uang ke KSP Pandawa, bahkan satu diantaranya kini sedang terbaring sakit lantaran diduga mengalami stress berat setelah mendengar kabar pengumuman Fatwa MUI yang menyatakan sistem investasi yang dijalankan oleh KSP Pandawa adalah Haram. n Rahmat Tarmuji|*

BAGIKAN
Artikulli paraprakPradi Buka Danyon Cup
Artikulli tjetërAwas Calo BPJS

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here