Mukota Kadin Nggak Jelas

230

Margonda | Jurnal Depok

Musyawarah Kota (Mukota) ke IV Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Depok yang semula dilaksanakan pada 27 Juli dan molor pada 10 Agustus belum mendapat kepastian dari pihak panitia pelaksana.

Hingga saat ini panitia beralasan molornya pelaksanaan Mukota Kadin dikarenakan masih adanya tarik ulur menyangkut persyaratan para bakal calon yang akan mendaftarkan diri dalam ajang lima tahunan tersebut.

“Terakhir Mukota digembar-gemborkan akan dilaksanakan pada 10 Agustus. Tetapi, itu juga masih belum pasti,” ujar Muhammad Roni, Ketua Panitia Mukota ke IV Kadin Depok, Selasa (2/8).

Dia menguraikan,  molornya penyelenggaraan Mukota Kadin Depok terkendala akibat persyaratan calon Ketua Kadin Depok dan terkait masukan dari rekan-rekan yang saat ini belum dipahami.

“Ini yang membuat Mukota Kadin molor,” ungkapnya.

Kata Roni, Secara de facto, Wing Iskandar belum demisioner sebagai Ketua Kadin, karena terhitung sampai 16 September 2016, dan SK pelantikan pada 30 Mei 2011.

“Tapi kan itu SK, kertas. Pelantikan dewan pengurus oleh Kadin Jawa Barat 16 juli 2011 di Bank Jabar, jadi bisa diambil dari situ,” jelas Roni.

Roni menjelaskan, pihaknya akan mencoba melakukan Mukota ke IV Kadin Depok pada 10 Agustus. Tetapi, mengingat waktu sudah mepet, dirinya belum bisa memastikan Mukota dilaksanakan pada 10 Agustus.

“Kalau tidak dilaksanakan tanggal 10 Agustus, akan diambil alih oleh Tim Krateker Jabar langsung,” terangnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini sudah ada empat nama bakal calon Ketua Kadin yang mendaftar, yakni Miftah Sunandar, Wing Iskandar, MustoPa Dwi Putra dan Dahlan.

Dari empat nama tersebut, kata dia, hanya Mustopa yang bukan pengurus Kadin Depok dan tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Sedangkan beberapa persyaratan calon ketua Kadin yang sesuai AD/ART, yakni memiliki KTA Kadin minimal dua tahun dan pernah menjadi pengurus Kadin minimal dua tahun,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here