Ratusan Warga Pasang Badan

282
Terlihat-beberapa-spanduk-dipasang-oleh-warga-di-kawasan-Kampung-99-sebagai-bentuk-dukungan-mereka-terhadap-eksistensi-Kampung-99

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Ratusan warga yang berada di wilayah Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo dan warga di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, mendukung penuh keberadaan Kampung 99 Pepohonan yang berada di dua wilayah tersebut. Hal itu ditunjukkan dengan surat pernyataan dan belasan spanduk yang dipasang di kawasan itu.

“Kami mendukung penuh keberadaan Kampung 99, saat ini sudah ada 300 lebih warga yang telah menandatangani surat pernyataan kalau mereka mendukung keberadaan Kampung 99,” ujar Abdul Ghani, Ketua RW 01 Kelurahan Meruyung kepada Jurnal Depok, Minggu (24).

Dukungan warga terhadap Kampung 99 tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan. Pasalnya, Kampung 99 telah banyak berkontribusi terhadap masyarakat di lingkungan mulai dari pengadaan mobil pengangkut sampah, pupuk hingga kepedulian terhadap anak yatim, janda dan dhuafa.

Tak hanya itu, lanjutnya, masyarakat di wilayah tersebut juga setiap tahunnya menerima santunan daging dari Kampung 99.

“Jadi, pada prinsipnya warga di lingkungan RW 01 dan 02 sangat merasakan manfaat keberadaan Kampung 99. Bukan hanya keberatan, kami juga menolak kalau sampai Kampung 99 ini ditutup,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Forum Masyarakat Peduli Sesama, Hasanudin. Ia menandaskan bahwa asal usul berdirinya Kampung 99 dia tahu persis. Di mana, sedari awal yakni sekitar tahun 80 an Kampung 99 didirikan tak lain untuk kawasan pertanian dan penghijauan.

“Awalnya dulu ini kumuh, sekarang jauh lebih asri dan hijau. Kampung 99 juga sangat mendukung perekonomian masyarakat di sini, dalam arti banyak menyerap tenaga kerja. Kampung 99 juga peduli terhadap persoalan sampah, terbukti kami dibelikan mobil baru untuk mengangkut sampah dan keperluan warga,” tandasnya.

Pengelola Kampung 99 Pepohonan, Yaser mengatakan bahwa pihaknya telah menjalani rekomendasi dari dinas terkait seperti membangun bio gas hingga melakukan plesterisasi bagian bawah kandang agar tidak bau.

“Setiap hari kandang kami bersihkan termasuk memandikan hewan ternak yang ada. Begitu juga dengan perizinan yang saat ini terus kami urus,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here