Ponsel Polisi Dirazia

259

Margonda | jurnaldepok.id
Kapolresta Depok, Kombes Pol Harry Kurniawan merazia ponsel anggota secara dadakan. Razia dilakukan untuk mengetahui apakah ada anggotanya yang bermain game Pokemon Go.

Dari hasil sidak diketahui, satu anggota bermain aplikasi ini. Kemudian aplikasi tersebut diminta untuk dihapus. “Ada satu anggota kita mengdownload aplikasi permainan Pokemon Go yang jelas sudah dilarang sama pimpinan kita,” kata Kapolres, Kamis (21/7).

Dirinya menambahkan aplikasi ini memiliki dampak negatif. Dia pun meminta agar anggota tidak ada lagi yang bermain game tersebut. “Kami meminta untuk menghapus games tersebut karena dapat menimbulkan dampak negatif apalagi jika dimainkan dalam markas komando,” paparnya.

Menurutnya, sesuai edaran peraturan Kapolres tentang permainan Pokemon Go ini, dapat membuat berkurang kewaspadaan dalam bekerja. Selain itu, game ini menggunakan GPS sehingga dapat membayakan jika dimainkan dalam lingkungan markas komando (mako).

“Anggota dibantu Provos akan melakukan pemeriksaan masing-masing HP pengunjung atau untuk tidak memainkan Pokemon dalam Polres,” tandasnya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerbitkan surat telegram nomor STR/533/VII/2016 tentang pelarangan anggota polri dari tingkat mabes hingga kepolisian sektor bermain game Pokemon Go.Larangan bermain game ini berlaku saat polisi sedang bertugas.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa maraknya penggunaan Pokemon Go dapat menimbulkan dampak negatif, seperti berkurangnya konsentrasi dan kewaspadaan polisi dalam bekerja. Sebab, saat pengguna memainkan game tersebut, mereka harus tetap berkonsentrasi menatap layar telepon seluler miliknya.

Masih dalam surat tersebut, Pokemon Go dikatakan merupakan permainan berbasis global positioning system (GPS) yang mengharuskan pemain mengaktifkan geolokasi. “Ini dapat berbahaya jika lokasi permainan berada di lingkungan atau fasilitas atau Mako Polri karena akan terekam. Apabila informasi itu jatuh ke orang yang tidak bertanggung jawab, dapat disalahgunakan,” kata Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan.

Dalam surat tersebut, Kapolri juga melarang anggota atau tamu bermain Pokemon Go di lingkungan, fasilitas, atau di markas Polri. Terlebih bagi anggota yang melaksanakan tugas-tugas khusus, seperti pengamanan dan pengawalan serta penjagaan tahanan.n Nur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here